bolosRibuan orang tua di Inggris dibawa ke pengadilan karena anak mereka membolos sekolah. Berdasarkan data Kementerian Kehakiman, yang diperoleh kantor berita Press Association, sebanyak 16.430 orang didakwa pada 2014 lantaran gagal memastikan anak mereka bersekolah. Dari 16.430 orang tersebut, tiga-perempat di antara mereka belakangan dinyatakan bersalah.

Angka orang tua berurusan dengan pengadilan tersebut merupakan peningkatan 25% di tahun 2014 dari tahun sebelumnya 2013. Menurut Russel Hobby, selaku Sekretaris Jenderal Asosiasi Nasional Kepala Sekolah yang mengeluarkan panduan untuk menanggapi anak yang membolos, mengatakan sanksi harus menjadi pilihan terakhir.

“Membolos yang terus-menerus dan berkepanjangan mestinya ditangani sekolah dengan mengedapankan dialog terlebih dahulu,” kata Hobby.

Di Inggris, orang tua yang anaknya membolos tanpa alasan jelas dapat dikenai denda sebanyak £60 atau Rp1,3 juta per anak oleh sekolah. Jika tidak dibayar dalam tiga pekan, jumlah itu meningkat menjadi £120 atau Rp2,5 juta.

Apabila denda itu menumpuk dan tidak kunjung dibayar, orang tua akan diadukan ke badan kesejahteraan pendidikan yang berkuasa membawa mereka ke pengadilan. Jika terbukti bersalah, orang tua bisa dikenai denda maksimum sebesar £2.500 (Rp53,8 juta) atau hukuman penjara selama tiga bulan.

Selama 2014, data menunjukkan sebanyak 18 orang tua dipenjara. Sebanyak 10 dari jumlah itu adalah ibu sang anak. Demikian berita yang dikutip dari BBC Indonesia.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.