zAndut2Menurut pengakuannya nama Andut adalah panggilan buat dirinya sejak masa kecil. Waktu masih kecil perawakan lelaki ini gendut, maka dipanggillah ia Andut. Berbeda dengan sekarang dengan tingginya yang 165 cm, berat badannya hanya 54 kg. Nampak langsing alias kurus. Meski penampilannya yang kurus namun di kampungnya terlanjur ia di panggil Andut.


Nama asli Andut adalah Irsyakdul Quran. Nama yang sungguh indah bukan?! Sebuah nama akan mempengaruhi karakter si-empunya nama. Pepatah Arab mengatakan   لِكُلِّ مُسَمَّى مِنْ اِسْمِهِ نَصِيْبٌ, likulli musamma min ismihi nashiibun, setiap orang akan mendapatkan pengaruh dari nama yang diberikan kepadanya.

Apa arti nama Irsyakdul Quran?? Andut awalnya selalu tersenyum saat ditanya hal tersebut, namun suatu saat ia menjawabnya. Irsyakdul itu maksudnya irsyadul (irsyad) yang artinya petunjuk. Quran adalah kitab suci bagi umat muslim yang berisi firman Allah SWT yang diturunkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Jadi Irsyakdul Quran adalah petunjuk kitab Allah. Jadi, Andut adalah orang yang tindak-tanduknya diharapkan oleh pemberi nama akan tunduk pada isi Al Quran. Singkatnya, soleh dan berakhlakul kharimah.

Andut bersama istri dikaruniai tiga orang anak yaitu Irza Maharani, Ira Kusuma, dan Jaya Kurnia. Irza kelas 2 SMP, Ira kelas 6 SD dan Jaya baru mengawali tahun pertama di TK.

Andut yang kelahiran tahun 1974 berprofesi sebagai seorang sopir atau driver di perusahaan tempat saya bekerja. Perusahaan kami berasal dari Jakarta dan sedang mendapatkan proyek konstruksi di Kecamatan Semendo Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Lokasi proyek tak jauh dari tempat tinggal Andut bersama keluarganya.

zAndut4Meski Andut sekeluarga hidup di desa dan anak-anaknya disekolahkan di desa namun Andut memiliki keinginan pendidikan anak-anaknya maju dan tidak tertinggal dengan anak-anak yang mengenyam pendidikan di kota.

Keinginan Andut agar anak-anaknya maju dalam pendidikan salah satunya diwujudkan dengan membelikan sebuah laptop untuk anak pertamanya yang masih SMP kelas 2. Bagi Andut laptop bukanlah barang murah namun juga tak berarti mahal. Ia hanya melihat dari sisi keuntungan tiada tara bagi dirinya jika kelak Irza juga adik-adiknya mampu mengoperasikan laptop tersebut sebagaimana orang-orang kantor yang kerap ia lihat di kantor proyek.

Andut sangat mendambakan anak-anaknya sudah mahir mengoperasikan laptop atau komputer sebelum lulus SMA. Kenapa begitu? Andut berkaca pada hasil proses seleksi local manpower recruitment yang selalu melakukan penempatan tenaga kerja berdasarkan kemampuannya. Salah satu kemampuan yang hampir selalu ditanyakan / dinilai adalah bidang pengoperasian komputer. Andut berharap jika anak-anaknya memiliki kemampuan mengoperasikan laptop atau komputer secara baik maka kelak akan mendapatkan pekerjaan yang baik.

Keberadaan para pekerja pendatang, khususnya yang bekerja kantoran nampaknya begitu kuat mengispirasi Andut untuk benar-benar memperhatikan pendidikan anak-anaknya. Setelah membelikan komputer, Andut sekarang mulai sibuk mencarikan bakal sekolahan SMA terbaik yang ada di kota Muara Enim untuk anak pertamanya yang tahun depan lulus SMP. Anak pertama Andut ini bintang pelajar di kelas dan sekolahnya, selalu juara 1 dibidang akademik semenjak sekolah dasar.

Anak pertama dan kedua telah pandai membaca Al Quran, sedangkan anak ketiganya masih belajar membaca surat-surat pendek juz 30. Semua anak-anaknya dapat membaca Al Quran dengan mendatangi ketempat belajar mengaji di desanya. Terkait kemampuan mengaji, harapan terendah Andut adalah anak-anaknya bisa baca surah Yaasiin untuk dirinya tatkala ia telah meninggal kelak.

Hampir tiap malam Andut pulang kerja sekitar jam 21, meski demikian anak-anaknya telah mengetahui kewajiban belajar, solat dan mengaji tanpa harus disuruh lagi.

Secara prinsip, harapan Andut terhadap pendidikan anak-anaknya adalah tidak hanya harus lebih tinggi dari dirinya namun kelak memiliki nilai jual di bursa kerja dan menjalankan syariat Islam secara baik. Apakah berniat menyekolahkan anak (khususnya anak yang pertama) hingga jenjang sarjana? Nanti dulu, yang penting anak pertama masuk SMA dulu kemudian diikuti adik-adiknya. Begitu jawab Andut.

zAndut3Andut merupakan salah satu driver yang loyal, berdedikasi dan supel. Loyal, dia selalu bersedia meski hanya sering menyetir mobil isuzu minibus tahun 2013an sedangkan yang lainnya Mitsubishi pajero sport tahun-tahun terakhir. Berdedikasi, dia menjalankan tugas dan perannya sebagai abdi secara baik. Supel, dia mengenal banyak orang dari berbagai kalangan secara santun.

Salah satu bukti supel dalam bergaul, Andut turut serta beberapa kali bersama para user-nya dalam melakukan latihan memanah.

Berkat loyal dan dedikasinya ini Andut pernah terpilih menjadi Driver of The Month pada bulan Oktober 2017 dan Juni 2018.

Andut, 44 tahun, lulusan Madrasah Aliyah Negeri Muara Enim. Ia lahir dan besar di desa Fajar Bulan, Kecamatan Semendo Darat Tengah. Selain all out dalam memajukan pendidikan anak-anaknya ternyata ia memiliki satu angan-angan yang lain. Kalau saja memungkinkan ia ingin bersaing merebut kursi Kepala Desa di suatu saat. Hal ini terdorong karena ayahnya Andut dahulunya adalah seorang Kepala Desa Fajar Bulan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.