Method Statement adalah

Method statement di-Bahasa Indonesia-kan menjadi pernyataan metode, dimaksudkan sebagai pernyataan metode untuk pelaksanaan kerja (work method statement). Terkadang disebut juga sebagai sistem kerja yang aman (safe system of work).


poto methodMethod statement merupakan suatu dokumen. Dokumen tersebut merinci cara tugas atau proses pekerjaan yang harus diselesaikan. Method statement harus menguraikan bahaya, tindakan pengendalian, termasuk panduan langkah demi langkah tentang cara melakukan pekerjaan secara aman bagi siapapun yang terlibat dalam pelaksanaan tugas tersebut.

Method statement merupakan sesuatu yang populer dalam berbagai industri khususnya industri konstruksi. Hal ini sangat beralasan karena dimaksudkan oleh para pelaku industri atau perusahaan untuk mematuhi perudangan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Tujuan utamanya  adalah menjamin bahwa pekerjaan dilakukan oleh organisasi perusahaan yang berkompeten dan aman untuk melaksanakan pekerjaan tersebut.

Sebagian perusahaan dan sebagian orang lapangan menganggap bahwa pembuatan sebuah method statement merupakan beban, bahkan sebagai momok yang menakutkan. Artikel ini sengaja diposting disini dengan maksud berupaya untuk dapat memandu (guide) pada pembaca dalam pembuatan sebuah dokumen method statement dengan penuh keyakinan dan penuh percaya diri.

 

Bagaimana kita menulis sebuah Method Stetement?

Pertama yang harus kita lakukan adalah mengurutkan tahap-tahap dari pekerjaan yang akan kita lakukan. Tahap selanjutnya adalah melaksanakan penilaian resiko (risk assessment) dari setiap tahap pekerjaan. Penilaian resiko khususnya menyoroti bahaya-bahaya yang signifikan dan disertai tindakan pengendalian yang diperlukan agar cedera atau kejadian-kejadian buruk yang tidak dikehendaki dapat dihindari selama pelaksanaan pekerjaan.

IMG-20180608-WA0021Methode statement yang baik adalah selalu dibuat berupa satu dokumen untuk setiap pekerjaan pada satu area kerja. Jika area itu berbeda meski jenis pekerjaannya sama maka perlu dibuat dokumen method statement yang baru. Hal ini kita berasumsi bahwa beda area akan beda bahaya dan resikonya.

Setelah selesai pengerjaan dokumen method statement, segera diserahkan untuk dikaji ulang / review oleh semua disiplin keahlian yang terlibat dalam pekerjaan dan untuk mendapatkan persetujuan tim K3 dan manajemen. Penyelesaian pembuatan method statement yang terbaik adalah dilakukan disaat proyek pekerjaan baru berjalan (diawal masa proyek).

Apa isi dokumen method statement?

Isi dokumen method statement  meliputi hal-hal berikut:

  1. Tujuan – Deskripsi singkat tentang pekerjaan, tugas atau proses
  2. Cakupan
  3. Material
  4. Tools & Equipment
  5. Manpower
  6. Jadwal dan struktur organisasi
  7. Prosedur
  8. Referensi

Didalam prosedur yang ada dalam dokumen method statement perlu dipertimbangkan memuat hal-hal antara lain:

  1. Material / bahan yang digunakan tergolong berbahaya & beracun?
  2. Melakukan aktiftas transportation?
  3. Melakukan pekerjaan pengangkatan (lifting)?
  4. Melaksanakan pekerjaan diketinggian?
  5. Melakukan pekerjaan panas (misal welding)
  6. Menimbulkan kebisingan? Limbah? Debu?
  7. Menggunakan sumber tenaga listrik?
  8. Kondisi tanah dan cuaca?
  9. Apakah pekerjaan akan menimbulkan gangguan terhadap pekerja lain? Misal blok akses.

Untuk pekerjaan yang kompleks maka selain tersedia method statement juga perlu detail counter measure document dalam bentuk job safety analysis (JSA).

Contoh dokumen method statement dapat dilihat pada link berikut CONTOH Method statement.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.