RSS
Facebook

About sekolahaja

sekolahaja has been a member since January 10th 2015, and has created 357 posts from scratch.

sekolahaja's Bio

sekolahaja's Websites

This Author's Website is

sekolahaja's Recent Articles

Kampanye K3

IMG20190422071717Pada berbagai dunia industri tidak jarang begitu sulit mempromosikan agar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menjadi satu kesatuan dibenak dan didada para pekerja. Sebetulanya ada cara efektif agar message K3 mampu membentuk perilaku para pekerja dari level terburuk sekalipun, yaitu melalui kampanye K3 yang terstruktur, masif dan berkelanjutan.

Kampanye K3 adalah cara efektif untuk menyebarkan pesan terkait keselamatan dan kesehatan kerja kepada semua lapisan masyarakat di lingkungan kerja terutama staff dan pekerja.

Secara sadar atau tidak, sedikit atau banyak, kita semua dipengaruhi oleh periklanan atau reklame yang ada disekitar kita. Pengaruh itu akan ada pada setiap individu sampai dengan level tertentu, dengan kata lain ada pengaruhnya meski tak sama level pengaruhnya.

garuda iklanCoba bayangkan perjalanan kita sehari-hari dari rumah ke tempat kerja dan sebaliknya, perjalanan kita didalam perkotaan, atau melalui smartphone maka kita pasti menemui atau melihat iklan dan kampanye yang ditempatkan secara strategis ditempat-tempat tertentu. Periklanan dijalanan maupun di smartphone dan media lainnya akan mempengaruhi setiap yang melihatnya atau yang membacanya. Periklanan tersebut adalah kampanye dimana dibumbui dengan slogan-slogan yang menarik dan desain yang unik. Nah, cara-cara dan prinsip-prinsip yang sama inilah mari kita adopsi dan digunakan ketika mempromosikan K3 di tempat kerja.

Sejarah kampanye K3

Asal mula kampanye K3 di mulai di negara Inggris pada awal tahun 1900-an. Kala itu pertama kali ditujukan untuk meningkatkan kesadaran para pekerja kereta api dengan menggunakan sebuah buku peraturan K3 namun pada akhirnya gagal dalam mencegah kecelakaan.

Pada tahun 1913, Great Western Railways memperkenalkan “Safety Campaign” di sebuah majalah. Kampanye yang bertujuan mengurangi kematian dan cedera di tempat kerja dalam bentuk poster dan foto yang memiliki kemampuan untuk menjangkau audiens secara menyeluruh.

 

Apa itu kampanye K3?

Kampanye K3 merupakan langkah-langkah nyata yang terstruktur untuk mencapai tujuan tertentu. Kampanye K3 ini dapat ditungkan pada berbagai media untuk meningkatkan kesadaran tentang topik tertentu dan pada akhirnya diharapkan dapat membentuk perilaku seperti yang ditargetkan.

hotw9Tidak ada aturan baku tentang cara menjalankan kampanye K3. Kita bisa memilih media-media mana saja yang paling tepat digunakan. Ada media banner, poster, bulletin, notice board, foto, video, atau kombinasinya. Atau gabungannya dan disebarkan dengan banyak aplikasi gadget yang ada saat ini.

Mengapa mengkampanyekan K3?

Berdasar pengalaman di level manajemen lebih dari 20 tahun memang telah terbukti bahwa mengkampanyekan K3 merupakan cara yang efektif dalam menyampaikan pesan baik terhadap para staff maupun level pekerja.

Isi pesan atau informasi meski hanya singkat namun dapat mempengaruhi bahkan menginspirasi, memotivasi dan mendidik mereka menuju apa yang telah ditargetkan.

Persiapan Kampanye K3

Kampanye K3 tidak serumit kampanye politik. Meski demikian prinsip-prinsip ilmiah, logis, jujur dan adil tetap merupakan unsur yang wajib ada dalam kampanye K3.

Bermodal memahami sumberdaya yang ada, seberapa jauh aset yang perusahaan punyai, seberapa tinggi tingkat pendidikan para pekerja, anggaran, kapan waktu peluncuran, apa tergetnya, memperkuat jaringan horizontal maupun vertikal, mengetahui aktifitas apa yang sedang dan akan mereka kerjakan maka kita dapat menentukan besaran skala dan topik kampanye.

Jangan lupa, kita perlu mempertimbangkan kampanye dengan tingkat bahasa dan media apa yang paling mudah dicerna mereka.

Sekali lagi kampanye K3 adalah alat yang efektif untuk meningkatkan kesadaran para pekerja dalam usaha mencapai target-target khususnya target K3 perusahaan.

Pilihan media

Banyak pilihan untuk menyampaikan pesan K3 kepada para staf dan pekerja. Pilihlah media yang paling tepat atau kombinasi dari beberapa yang memungkinkan. Pertimbangkan media kampanye yang tepat untuk staff di kantor dan para pekerja di lapangan.

Pilihan media kampanye bisa saja berupa selebaran, bulletin, banner dan poster ditempatkan di tempat-tempat strategis di mana terdapat keramaian seperti kantin, ruang lobby, ruang rapat, toilet, lift, tempat merokok dan lain-lain.

Intranet adalah alat lain yang sangat jitu, menjangkau audiens yang besar dan biasanya bentuk informasi pertama yang dilihat karyawan ketika mereka masuk ke sistem komputer mereka.

Seminar, lokakarya, dan konferensi juga merupakan media kampanye yang memberikan kesempatan untuk tidak hanya menginformasikan soal pesan K3 namun juga dapat berinteraksi aktif dengan para audiens.

posterMedia sosial sudah berkembang di era digital dimana hal ini bisa dijadikan media kampanye seperti Facebook, Twitter, Whatsapp, Linkedin, Instagram dan YouTube. Pilihan media sosial ini dapat menekan anggaran biaya karena pesan dapat dikirimkan begitu cepat dan dengan biaya yang relatif rendah. Mereka dapat diakses dalam beberapa cara seperti melalui perangkat smartphone atau tablet, secara signifikan memperluas potensi jangkauan kampanye.

Evaluasi kampanye

Keberhasilan suatu program dapat diketahui berhasil atau tidak jika dilakukan evaluasi secara profesional.

Evaluasi, apakah pesan sampai ke target orang-orang yang dituju? Apakah pesan dalam kampanye bisa dipahami? Apakah dapat merubah perilaku para target dari kampanye?

Langkah-langkah kuantitatif adalah langkah tercepat dalam evaluasi meski demikian jika waktu dan tenaga mencukupi maka dapat pula diperkuat data qualitative.

Mengumpulkan umpan balik tentang pesan dan pencapaian target kampanye akan menunjukkan apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki untuk kampanye keselamatan berikutnya.***

Dasar Pemahaman Housekeeping Di Tempat Kerja Konstruksi

Houseproyekkeeping di lingkungan konstruksi selalu menjadi masalah yang serius jika tidak dikelola secara baik. Sebaliknya, housekeeping yang dikelola secara profesional maka akan berimpak positif terhadap kondisi dan suasana kerja. Kondisi dan suasana kerja yang positif akan menghasilkan produktifitas yang positif pula.

Produktifitas berupa pencapaian progress konstruksi yang baik merupakan cita-cita setiap pengelola proyek konstruksi. Tidaklah dapat dicapai progress konstruksi yang baik jika para pengelola proyek konstruksi sendiri tidak serius untuk mengelola housekeeping secara profesional.

Pengelolaan housekeeping secara profesional memerlukan komitmen yang kuat top to bottom dan menerapkannya dalam rutinitas secara konsisten. Penerapan komitmen dalam rutinitas tentunya dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang terprogram secara berkala dari awal hingga akhir proyek konstruksi.

Untuk menguatkan komitmen terhadap pengelolaan housekeeping di tempat kerja konstruksi maka diperlukan pemahaman mendasar mengenai housekeeping itu sendiri.

Mengapa perlu perhatian serius pada housekeeping di tempat kerja?

Pelaksanaan housekeeping yang efektif sangat berpengaruh besar pada pengendalian dan bahkan mampu mengeliminasi potensi bahaya-bahaya di tempat kerja. Sedangkan sebaliknya, pengabaian atau pembiaran housekeeping sering menyebabkan pada terjadinya insiden. Kita sering menyaksikan hasil investigasi insiden atau kecelakaan kerja menyatakan bahwa salah satu penyebab utamanya adalah kontribusi housekeeping yang buruk.

HK1Perlu diingat bahwa housekeeping jangan diartikan hanya sebagai kebersihan. Housekeeping lebih dari sekedar kebersihan saja. Ia mencakup panataan area kerja yang selalu baik, rapi dan tertib. Maksudnya jelas mana akses, mana penempatan material terpakai dan dimana penyimapanan material usang dan akan dibuang. Sangat terlihat secara fisik alur produksi dari mana dan kemananya.

Housekeeping yang baik akan menghilangkan banyak potensi bahaya seperti terpeleset, tersandung, tersetrum aliran listrik, tertimpa benda jatuh, dan juga dapat menghindarkan tempat kerja dari bahaya kebakaran.

Housekeeping yang efektif adalah sebuah aktifitas yang terprogram dan sistemik dimana meliputi mengapa, apa, dimana, siapa pelakunya, kapan, dan lain-lain. Pelaksanaan housekeeping yang bersifat mendadak dan tidak terencana hampir pasti akan membutuhkan biaya lebih banyak dan menjadi gagal dalam mencegah terjadinya insiden.

Apa tujuan dan keuntungan melakukan housekeeping di tempat kerja secara baik?

Tujuan housekeeping adalah:

  1. Bersih, sehat, material tertata rapih dan tersedia akses memadai.
  2. Meniadakan potensi-potensi bahaya; Seperti tersandung, terpeleset, terbentur, jatuh dari ketinggian, kebakaran, dll.
  3. Menuju nihil kecelakaan.
  4. Efektif dalam penggunaan ruang kerja.
  5. Aliran material dan produksi sangat jelas.
  6. Pengendalian material/bahan, tools & equipment lebih mudah.
  7. Efisiensi dalam pemeliharaan.
  8. Produktifitas lebih tinggi.
  9. Moral pekerja hingga manajemen membaik.
  10. Keuntungan dari nilai komersial.
  11. Menaikkan citra perusahaan (company image).

 

Rencanakan Program Housekeeping secara baik

HKPerencanaan dan pengelolaan program housekeeping yang baik mempertimbangkan sistem penyimpanan dan perpindahan material secara tertib dari pintu satu tempat ke tempat berikutnya. Sehingga penanganan yang minimal pada aliran material.  Perencanaan tersebut juga memastikan bahwa area kerja tidak sekali-kali digunakan sebagai area penyimpanan. Segala sisa material dipsahkan antara yang masih digunakan dan yang tidak. Buanglah segera material yang tidak digunakan dan dikategorikan sebagai sampah.

Hindari penempatan material yang dapat menimbulkan penanganan berulang dari bahan yang sama, hal ini akan menghemat waktu pekerja. Sebab seringkali dari penglaman di lapangan, perencanaan penyimpanan yang tidak efektif atau tidak memadai mengakibatkan material ditangani berkali-kali dan disimpan dengan cara yang berbahaya. Sosialisasikan ke seluruh pekerja yang terlibat mengenai tata letak tempat kerja dan pergerakan material secara sistematis, misal melalui prosedur kerja.

Hal yang diperlukan manajemen untuk menunjang hal diatas selain menyediakan prosedur kerja adalah menyediakan bagi pekerja pelatihan yang dibutuhkan dan memadai. Tersedianya alat pelndung diri (APD), rambu-rambu / banner / poster yang tepat untuk semua kegiatan dan penyimpanan material produksi.

Manajemen harus pula dapat menjamin bahwa kampanye dan promosi pentinganya keselamatan, produksi dan quality melekat pada semua yang terlibat. Memprogramkan adanya inspeksi atau audit yang terpola secara from end to end dan tuntas!***

Satisfy Housekeeping Itu Penting!

hk1Tidak sedikit orang meremehkan kontribusi housekeeping terhadap kelancaran proses ajar mengajar di lingkungan pendidikan atau terhadap produktifitas kerja di lingkungan kerja.

Pada artikel ini lebih cenderung mengangkat housekeeping dari kehidupan dunia proyek konstruksi namun demikian secara substansi sangat relevan dan dapat diterapkan di lingkungan kerja manapun termasuk di lingkungan sekolahan.

Kebanyakan orang melupakan pentingnya housekeeping di tempat kerja karena beberapa hal antara lain:

  • Tekanan mengejar target atau produktifitas yang sangat ketat (conflict of interest).
  • Tingkat pengetahuan dan pengalaman yang rendah (lack of knowledge and experience).
  • Komunikasi program terkait yang buruk (poor communication).
  • Tidak tersedianya peralatan (tools/equipment reasons).
  • Salah mengambil jalan dalam menghemat uang (wrong save money reasons).
  • Sikap yang tidak dapat menerima hal-hal berharga dalam hidupnya (lack of attitude).
  • Malas!

Apa itu housekeeping?

Seacara mudah housekeeping dapat diartikan “kebersihan”. Kegiatannya meliputi membersihkan bangunan yaitu membersihkan dari debu baik di kusen-kusen, dinding dan lantai, membuang sampah, mencuci & menyetrika baju, penataan perabotan, dan lain-lain.

Dalam konteks lingkungan proyek pekerjaan konstruksi, hosuekeeping juga sering diartikan sederhana sebagai “kebersihan”, namun didalamnya antara lain termasuk penataan material terpakai dan tidak terpakai, kelayakan pencahayaan suatu ruangan baik ruang terbuka maupun tertutup, kecukupan ventilasi udara, akses yang tidak jelas atau buruk, pengaturan pedestrian dan lalu-lintas kendaraan terutama alat-alat berat, dan saluran buangan air.

Pada lingkungan proyek pekerjaan konstruksi cenderung menggunakan peralatan yang lebih besar dan lebih kompleks dibandingkan scope rumahan atau sekolahan. Misal, untuk memindahkan dan menyusun struktur baja dengan menggunakan crane (alat angkat). Dimana pelaksanaannya harus sesuai risk asssessment dan work method yang telah disetujui.

Mengapa housekeeping itu penting?

hk2Bagaimanakah suatu area proyek konstruksi yang kondisi housekeeping-nya buruk? Apakah gerangan yang akan terjadi? Bagaimanakah tingkat laju produktifitasnya?

Bisa dengan mudah kita bayangkan, ambil contoh, suatu area proyek konstruksi yang aksesnya tidak jelas, becek dan berlubang, ditambah lagi dimana-mana terdapat galian cukup dalam, lalu-lalang pekerja dan kendaraan berat bercampur baur, kegiatan simultan terjadi dimana-mana, tidak tersedianya area merokok. Nah, gerangan apa yang akan terjadi? Kesemrawutan bukan?!

Kesemrawutan (poor housekeeping) suatu area proyek konstruksi pasti berpotensi menyimpan bahaya. Bahaya yang terus dibiarkan akan berpeluang berubah menjadi resiko secara tiba-tiba. Resiko itu muncul berupa produktifitas terhambat dan sulit mengejar target yang telah ditetapkan dan bahkan dapat terjadinya kecelakaan kerja!

Bukan rahasia lagi recovery terhadap produktifitas yang terpuruk ditambah lagi recovery akibat kecelakaan kerja cukup besar menyedot biaya. Belum lagi lagi pertaruhan company immage. Itulah kenapa housekeeping itu penting!***

Catatan Senggang dr. Nur Sidiq Agung Siswanto: Dokter Perusahaan

WhatsApp Image 2019-02-17 at 01.01.42Tidak kuduga sebelumnya, Muara Enim akhirnya menjadi tempatku mencari nafkah. Aku dulu kuliah di kota Bandar Lampung dan rumah orang tuaku di kota Jambi. Muara Enim saat itu hanya dilewati saja disetiap aku mudik libur kuliah dan sebaliknya.

Pertengahan bulan November 2018 aku mendarat di Bandara Palembang, Sultan Mahmud Badaruddin II. Aku dijemput seorang driver perusahaan tempat baruku bekerja. Kemudian dia mengantarku ke lokasi proyek Lumut Balai yang beralamat di Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.

Setelah urusan itu-ini di Kota Palembang, akhirnya kami berangkat menuju SDL pada jam lima sore. Waktu yang harus kami tempuh dari bandara ke SDL lebih kurang delapan jam.

Kala dini hari esoknya kami tiba di area Simpang Meo dan berhenti di sebuah warung makan yang dijadikan pick-up shelter. Simpang Meo terletak di lintas tengah Sumatera. Di warung ini saya ganti mobil dan driver. Driver kedua inilah yang membawaku ke lokasi proyek Lumut Balai.

Waktu tempuh dari warung tersebut ke lokasi Desa Penindaian, SDL, adalah hingga 2 jam perjalanan. SDL ada di ketinggian 1200 meter diatas permukaan laut.

Aku tiba di company base camp (camp) saat berkumandangnya adzan subuh. Aku merasa sangat lelah, jetleg. Medan jalan yang barusan ditempuh sungguh buruk dan terjal, itulah yang membuatku terasa remuk dan pegal-pegal.

WhatsApp Image 2019-02-17 at 01.20.08Perusahaan tempat bekerjaku sekarang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Engineering, Procurement, and Construction (EPC). Perusahaan ini mengerjakan proyek-proyek konstruksi bidang oil and gas, chemical, infrastructure and power plants, dll. Kebetulan saat ini aku ditempatkan di proyek  Lumut Balai, menggarap geothermal plant alias tenaga pembangkit listrik panas bumi .

Aku sama sekali tak pernah menyangka akan bekerja di tempat seperti ini, diatas bukit yang jauh dari kota dan keramaian. Ini juga adalah kali pertama aku bekerja sebagai dokter perusahaan, yang sebelumnya aku hanya disibukkan oleh pasien-pasien di emergency room rumah sakit tempatku bekerja di Jambi.

Aku memiliki sertifikat pelatihan seperti Advance Cardiac Life Support (ACLS), Advance Trauma Life Suport (ATLS).

Jujur aku menaruh harapan besar kepada perusahaan ini untuk bisa mengembangkan karir di Indonesia bahkan di mancanegara. Aku sangat berharap bekerja disini dapat menjadi milestone untuk menjelajahi dunia dokter perusahaan.

Mimpi besarku saat ini adalah ingin menolong dan membahagiakan sesama manusia, salah satu contohnya adalah dengan membangun rumah sakit gratis bagi anak-anak penyandang disabilitas.

Alasanku ingin membangun rumah sakit gratis bagi anak penyandang disabilitas salah satunya karena keponakan tercintaku adalah penderita cerebral palsy. Penyakit ini merupakan penyakit bawaan lahir yang disebabkan oleh parasit toxoplasma gondii yang biasa hinggap di air liur hewan terutama kucing.

Kembali lagi ke awal cerita saat hari pertamaku bekerja dimana tiba di lokasi camp saat adzan subuh berkumandang. Setelah menerima kunci kamar, aku lantas sholat subuh lalu berkeliling area camp bersama rekan baruku, Maryo. Aku diperkenalkan kesetiap bagian yang meliputi maintenance, house keeping, laundry, security dan kantin.

Alhamdulillah perusahaan ini memberiku fasilitas yang baik dan semua gratis. Mulai dari kamar tidur, laundry, makan tiga kali sehari, dan transportasi.

Selepas keliling camp, pagi itu juga aku bersama Maryo menuju lokasi site office. Jarak dari camp ke site office 15-20 menit dengan medan yang terjal dan berbatu. Sesampainya di site office, aku langsung diperkenalkan Maryo kepada para pimpinan kantor.

Aku melewati beberapa tahapan yang harus dilalui bagi karyawan baru, salah satu yang terpenting adalah safety induction. Ini merupakan pengecekan berkas karyawan sekaligus orientasi regulasi dan lokasi pekerjaan.

WhatsApp Image 2019-02-17 at 01.26.41Pada hari kedua, aku tiba di site office sebelum jam 7 pagi. Easy listening music yang berasal dari pengeras suara kantor mengiringi gerakan-gerakan senam peregangan tubuh khas negeri sakura yang dalam bahasa asalnya disebut Taiso.

Seluruh karyawan melakukan gerakan Taiso setiap pagi sebelum memulai bekerja. Setelah itu dilanjutkan Toolbox Meeting (TBM). Akhirnya saat yang dinanti pun tiba, meski malu dan sedikit gemetar aku dipersilahkan memperkenalan diri didepan seluruh karyawan yang hadir di TBM tersebut.

”Asslamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, ……… Saya bekerja sebagai dokter di site ini”, ucapku dengan nada yang sedikit lembut.

Mungkin banyak diantara rekan kerjaku di site office yang heran kenapa aku yang bertubuh gemuk dan pengidap morbid obesity bisa menjadi seorang dokter? Mungkin bayangan banyak orang sosok seorang dokter adalah bertubuh ideal, bukan seperti saya.

Di perusahaan ini aku bekerja dibawah Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Department, yaitu departemen yang bertugas dan bertanggung jawab atas kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan kerja.

Di site office ini ruang kerjaku berada di clinic’s office. Aku dibantu dua perawat dan dua ambulance driver. Waktu kerjanya dibagi dua yaitu pagi dan malam dimana diwaktu pagi aku, satu orang perawat, dan satu ambulance. Pada malam hari aku hanya standby incase emergency di camp.

WhatsApp Image 2019-02-17 at 01.33.22Jobdesk utamaku meliputi daily clinic services, standby incase emergency, weekly hygiene inspection, vital sign examinations, alcohol and drug test for drivers and operators, dan monthly training or healthy talk.

Salah satu yang paling menarik perhatianku adalah monthly training or healthy talk dimana merupakan kegiatan pelatihan atau penyuluhan kesehatan yang dilakukan setiap bulan, karena disinilah aku bisa mengasah kemampuanku untuk berkomunikasi dengan baik dan benar didepan umum. Contoh pelatihan yang sudah tim aku lakukan adalah pelatihan Basic First-Aid Training for Workers dan Basic Life Support and Evacuation.

Salah satu alasanku merasa nyaman berada dilingkungan kerjaku saat ini adalah rasa kekeluargaan yang sangat erat. Mulai dari pemimpin hingga bawahan saling menghormati, menghargai, dan saling membantu satu sama lain.

HSSE adalah departemen yang paling sering mengadakan acara kumpul bersama diluar jam kerja. Mungkin hal ini ditujukan para pimpinan untuk semakin memupuk rasa kekeluargaan agar tetap solid dalam menjalankan tugas di lapangan.***

Penulis: dr. Nur Sidiq Agung Siswanto

Pantai Sungai Suci Cantikmu Tersembunyi

sungai suciPantai ini terletak di Kota Bengkulu, tepatnya di desa pasar pedati, kecamatan pondok kelapa, Bengkulu Tengah.

Pantai ini hanya berjarak 15 Km dari pusat kota Bengkulu dan sekitar 25 menit dari bandara Fatmawati Soekarno. Menggapai pantai ini mudah sekali dari jalan lintas Barat Sumatera baik dengan jalan kaki ataupun beragam kendaraan seperti sepeda kayuh, sepeda motor, dan mobil. Ya hanya dengan jalan kakipun kita bisa mencapai pantai Sungai Suci dalam 10 hingga 30 menit dari pintu lorong masuk area pantai karena hanya berjarak sekitar 600 meter. Jalanan di lorong sudah kondisi aspal namun lebarnya sekitar 2,0 meter saja.

Terlepas pernah ke Bali atau belum maka siapapun pengunjung pantai Sungai Suci akan teringat secara spontan pantai Tanah Lot di pulau Bali.

Sekitar 100 meter dari bibir pantai Sungai Suci ini kearah laut ada batu besar yang mirip tanah lot. Batu besar tersebut dapat digapai dengan melalui jembatan gantung. Jembatan yang dapat memacu adrenalin kita. Tepat dibawah jembatan gantung itu gedebur ombak lumayan kencang terutama saat air pasang.

Jika Pantai Panjang Bengkulu bentangan pantainya mencapai hingga sekitar 7 Km, berbeda dengan pantai Sungai Suci ini yang berkisar 2 Km saja, meski demikian memiliki keindahan yang sunguh exclusive!

Kenapa nama pantai ini Sungai Suci? Sekolahajadotcom menanyakan hampir kepada siapa yang ada disana namun jawabnya “ini hanya sebuah nama pantai”. Di pantai itu tak ada satupun sungai.

Saat sokolahajadotcom mengunjungi kampung Arab ditepian sungai Musi Palembang pada tahun 2017 silam, mereka menyebut bibir sungai ke darat disebut pantai Musi, sedangkan orang Bengkulu memberi nama pantai dengan menggunakan kata sungai. Sungguh unik!

Keindahan Sungai Suci tak terhitung. Tidak hanya tersedianya dua jembatan gantung. Itu buatan manusia. Coba kita lihat keindahan pantai Sungai Suci ini satu persatu.

Jika kita sudah memasuki lorong beraspal sekitar 30 meter mata kita sudah dapat melihat dinding bebatuan tepi pantai Sungai Suci. Suara hempasan gedebur ombak mulai terdengar. Pepohonan khas pantai menambah sempurna keindahan.

Air laut secara terus menerus memantulkan warna langit, terkadang biru, terkada kehijauan, dan tentunya berkombinasi dengan putih buih membentuk garis yang tak pernah lurus. Garis-garis buih itu lantas terlempar ke tepi pantai terjauh.

Kita dapat mengambil posisi diatas bebatuan cadas yang mana gulungan ombak berulangkali menghantamnya. Mata merasa takjub dengan pecahan dan cipratan air yang terlihat begitu dinamis sekaligus bernilai seni tinggi.

sungai suci1Tersedianya saung-saung tempat yang nyaman bagi penghujung untuk berteduh di titik-titik tertentu. Kebanyakan saung menghadap pantai lurus ke arah samudera Indonesia.

Dari posisi saung kita dapat memandang lepas sejauh-jauhnya sebatas mampu mata kita hingga samudera Indonesia. Sesekali jenis-jenis burung laut melayang, terkadang begitu dekat ditangkap mata.

Pasir putih nan lembut terhampar dan kita dapat memandangnya dari posisi ketinggian diatas cadas bebatuan.

Bengkulu, khususnya Kota Bengkulu banyak memiliki obyek wisata yang unik, menarik dan cantik. Pantai Suci ini tak boleh terlalu lama kecantikannya disembunyikan.***

You might also likeclose
%d bloggers like this: