RSS
Facebook

About sekolahaja

sekolahaja has been a member since January 10th 2015, and has created 344 posts from scratch.

sekolahaja's Bio

sekolahaja's Websites

This Author's Website is

sekolahaja's Recent Articles

Ereksi Struktur Baja

layang111Pekerjaan ereksi baja strtuktural (erection of structural steelwork) merupakan pekerjaan perakitan komponen-komponen baja menjadi sebuah frame atau kerangka di satu lapangan konstruksi.


Jenis aktifitas yang dilakukan pada proses pekerjaan erection struktur baja ini adalah pengangkatan (lifting) dan penempatan komponen-komponen baja pada posisinya (sesuai drawing), yang kemudian dilakukan pengkaitan / penyambungan satu komponen dengan yang lain. Penyambungan umumnya dengan cara las (welding) ataupun ikatan baut (bolting).

Pekerjaan erection akan efektif & efisien jika dilakukan secara aman, cepat dan ekonomis. Efektif & efisien-nya pekerjaan erection sangat dipengaruhi oleh tahap perencanaan (design phase). Para designer sangat penting memahami secara jelas apa dampak terhadap hasil disainnya. Hasil disain harus diyakini mampu didirikan atau di bangun (buildability / constructability).

Komunikasi dan koordinasi yang baik para pihak yang terlibat dalam pekerjaan erection merupakan faktor utama kelancaran pekerjaan erection itu sendiri. Pihak manajemen pelaksana erection (erector) tidak hanya berfikir pada pekerjaan erection-nya saja, namun harus memikirikan dan menyediakan sarana dan prasarana transportasi baja struktur yang akan dipasang (erection & install). Juga perlu disediakan area unloading yang memadai baik di area erection maupun yang berdekatan dengannya.

Perencanaan pekerjaan

Untuk mencapai kesuksesaan optimal dari sisi cost, schedule, safety dan quality maka pekerjan erection harus sudah dimulai dari perencanaan konstruksi yakni dari proses design. Perencanaan tersebut harus sudah mempertimbangkan urutan konstruksi (construction sequence), faktor-faktor desain (design factors) yang berpengaruh pada buildability / constructability, termasuk hal-hal unik lain di lapangan yang perlu dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan erection itu sendiri.

Urutan konstruksi didalamnya telah mempertimbangkan urutan erection tiap komponen struktur baja dan sistem sambungannya. Dalam urutan konstruksi juga sudah terkandung aspek safety yang mengidentifikasi bahaya & resiko serta telah memastikan erection method yang dipilih.

Secara mendasar urutan pekerjaan erection struktur baja terdiri dari empat tugas utama:

  • Memastikan pondasi memadai, aman dan telah siap untuk pekerjaan erection dan install dibagian atasnya.
  • Pengangkatan dan pemasangan (lifting & install) komponen yang dipasang pada posisinya. Secara umum menggunakan alat angkat crane, namun bisa juga jacking, dll.
  • Menyelaraskan (alignment) struktur, terutama dengan memeriksa basis kolom berjajar benar-benar tegak (plumb).
  • Pemasangan dan pengencangan baut untuk mengamankan dan memberikan kekakuan pada frame atau kerangka yang sedang dipasang.

IMG-20170621-WA0046Sangat umum pekerjaan erection dilakukan dengan menggunakan alat utama yakni crane. Crane ini terbagi dua kategori yaitu mobile crane dan non-mobile crane. Termasuk jenis dari mobile crane seperti truck mounted crane – TMC, crawler crane, all-terrain crane. Sedangkan yang termasuk non-mobile crane adalah tower crane.

Penggunaan crane pada pekerjaan erection maka ini mensyaratkan lahan kerja harus memiliki kepadatan tanah yang memadai sebagai pijakan crane, utamanya crane yang menggunakan outrigger. Kepadatan tanah akan berdampak langsung terhadap kestabilan tanah saat crane berada diatasnya terutama saat crane melakukan pekerjaannya. Masing-masing jenis crane memiliki kekurangan dan kelebihan dalam penggunaannya. Jumlah crane yang dibutuhkan disesuaikan dengan jumlah tonase baja struktur yang akan di erection, tentunya mempertinbangkan ketersediaan lahannya juga.

 

Teknik praktis erection struktur baja

Lining, leveling dan plumbing. Tahapan ini menjadi porsi site engineer / supervisor, surveyor group dan erection crew hingga pengencangan baut akhir dan shimming. Dalam tahapan ini biasanya dibantu dengan peralatan seperti dongkrak (jack), pull-lift dan perangkat menarik seperti lever chain block, tirfor.

Erection crew memposisikan komponen struktur baja ke tempat yang telah ditentukan dan dapat diterima oleh site engineer / supervisor dan kemudian memasang baut dengan kuat. Beberapa kali kegagalan saat fit-up mungkin saja terjadi dalam proses ini, koreksi lokal sangat mungkin dilakukan.

Toleransi bangunan frame atau kerangka baja ditentukan untuk memastikan bahwa geometri frame ‘as built’ sesuai dengan asumsi perancang. Bicara toleransi maka kita harus mengacu pada standard, ambil contoh BS EN 1090-2 [1];

Ada dua jenis toleransi yang diberikan dalam BS EN 1090-2 [1]; Toleransi essential dan functional. Toleransi essential adalah yang terkait dengan kekuatan dan stabilitas struktur, sementara toleransi fungsional adalah yang terkait dengan fit-up. Tujuan toleransi essential tersebut diatas adalah untuk memastikan bahwa ketidaksempurnaan ‘as built’ tidak lebih besar daripada yang diasumsikan dalam kalkulasi desain struktural.

Koneksi antara dua komponen strtuktur baja di lapangan pada umumnya menggunakan baut karena praktis (cepat, tahan terhadap kondisi cuaca  buruk, mudah pemeriksaan dibandingkan pengelasan).

IMG-20180425-WA0104Sistem sambungan pengelasan di site kurang lazim dilakukan pada bangunan kerangka baja jika sambungan baut sangat mungkin dilakukan. Jika pengelasan di lapangan harus dilakukan maka ketentuan harus dibuat untuk perlindungan terhadap cuaca buruk, dan akses yang baik diperlukan untuk welder dan inspektor. Memberikan perlindungan dan akses seperti itu memiliki implikasi terhadap additional work dan cost impact.

Pada praktek erection struktur baja sangat sering dibutuhkan bangunan atau penguat sementara. Hal ini memang tidak bisa dihindari, yang terpenting penempatan penguat sementara tersebut tidak menghalangi akses pekerjaan intinya.***

Pengendalian Bahaya & Resiko Pekerjaan Erection

erect1Kata erection (ereksi) sering kita dengar dalam keseharian. Erection dikenal dalam istilah kesehatan maupun dalam dunia konstruksi. Kata erection pada artikel ini akan bermakna pemasangan pembangunan, penegakan. Kata erection dalam pembahasan kita kali ini terkait dengan aktifitas konstruksi bangunan.

Kata erection dalam dunia konstruksi dapat diartikan secara bebas, adalah suatu proses persiapan dan pemasangan atau membangun tempat di mana instalasi baru akan dipasang disatu tempat.

Beberapa jenis pekerjaan erection (erection work) berdasarkan jenis material yang diangkat :


  • Baja struktur untuk bangunan (structural steel for buildings).
  • Peralatan/permesinan (electrical/mechanical equipment)
  • Perpipaan (piping)

Pekerjaan erection merupakan bagian dari aktifitas konstruksi. Pekerjaan erection memiliki bahaya dan resiko tinggi, dimana semuanya tergantung pada keakuratan dan kesempurnaan perencanaan serta control system.

Bahaya utama dan pengendaliannya.

Pekerjaan erection merupakan kegiatan penuh bahaya, antara lain:

  • jatuh dari ketinggian
  • terhimpit dua benda (kegencet)
  • benda yang di erection terjatuh
  • kejatuhan/tertimpa benda
  • cedera mata akibat serpihan logam melayang
  • cedera punggung dan tulang belakang karenan pengangkatan manual saat mengangkat dan memindahkan beban berat
  • sengatan listrik dari peralatan listrik yang digunakan atau sumber tegangan tinggi, jika ada.

Pengendalian tiap bahaya yang telah diidentifikasi dan dianalisa lantas ditabelkan. Table tersebut biasa disebut Job Safety Analysis – JSA. JSA ini harus disusun dengan melibatkan semua pihak terkait dalam pekerjaan erection tersebut yang kemudian disampikan poin-poinnya terhadap seluruh erection crew  beberapa saat sebelum dimulainya pekerjaan erection.

Erection beresiko tinggi

Kapan pekerjaan erection berubah menjadi sebuah pekerjaan konstruksi yang berisiko tinggi? Yaitu  apabila dalam pekerjaan tersebut muncul hal-hal berikut, antara lain:

  • Pekerjaan dengan barang/material, equipment yang berukuran sangat besar (over dimension), sangat berat (heavy), berbentuk unik/janggal dimana titik berat atau center of gravity tidak terletak di titik simetris atau ditengah (awkward).
  • Pekerjaan menggunakan lebih dari satu crane.
  • Bekerja di ketinggian setidaknya 2 meter, ada resiko pekerja jatuh.
  • Pemasangan struktural atau lainnya yang membutuhkan dukungan sementara (temporary supports) untuk mencegah ambruk atau keruntuhan.
  • Pekerjaan dilakukan di atau dekat poros parit (trench) atau galian (excavation) yang dalamnya lebih dari 1,5 meter.
  • Pekerjaan dilakukan di atau dekat atau dibawah listrik tegangan tinggi.
  • Pengaruh kondisi alam, misal erection di area yang berangin kencang, curah hujan tinggi, sering terjadi petir, dan lain-lain.

Pengendalian resiko

erect2Jika menemui pekerjaan erection dengan resiko-resiko diatas maka kita harus menyiapkan dan mempunyai cara kerja aman untuk erection tersebut (a safe work method statement – SWMS). Di dunia konstruksi Indonesia, kita sering menyebutnya method statement saja.

Level manajemen peran aktifnya sangat dibutuhkan dalam menyukseskan pekerjaan erection. Selain level manajemen maka para ahli dengan kualifikasi khusus dibutuhkan untuk pelaksanaan pekerjaan erection. Mereka para ahli itu terkait engineering, rigging dan crane crews.

Crew of rigging & crane harus berkualifikasi, terlatih, berpengalaman dan berkompeten seperti yang disyaratkan baik persyaratan legal aspect maupun teknis. Hal ini bertujuan untuk tindakan pengendalian dan mengelola bahaya dan risiko pekerjaan erection itu sendiri.

Level manajemen merupakan pendukung utama dalam pekerjaan erection ini. Manajemen berkewajiban menyediakan, antara lain: menetapkan schedule, disain dan perencanaan yang baik, lahan yang layak dan memadai (untuk storge area, posisi crane, dll), alur pekerjaan jelas, tersedianya akses yang baik.

Manajemen pun harus yakin terjadinya sinkronais antara pihak engineer, fabricator dan erector yang terlibat dlam pekerjaan erection. Misal dalam hal-hal: gambar kerja (shop drawings), urutan erection (erection sequence), tersedianya erection method statement dan Job Safety Analysis (JSA), terjaminnya peralatan dan asesorisnya yang akan digunakan. Pihak manajemen juga harus sudah memiliki sebuah dokumen yang mengcover jika terjadi hal-hal yang bersifat darurat (emergeny plan document).***

Memories Diatas Danau Deduhuk

andutIrsakdul Quran alias Andut, adalah putera kelahiran Desa Fajarbulan, Kecamatan Semendo Darat Ulu (SDU). Dialah yang mengenalkan sekaligus mengantar saya dan rekan saya (Amin) menuju danau Deduhuk. Deduhuk merupakan danau yang berada di Desa Rantau Dedap, Kecamatan SDU, Kabupaten Muara Enim.

Singkat cerita, setelah melalui jalanan mrnurun-menanjak dan berkelok dengan suguhan pemandangan yang sangat memanjakan mata serta udara alam segar maka sampailah di danau tersebut. Danau tersebut belum dikenal banyak orang. Pengunjung baru mayoritas dari Kota Lahat dan Muara Enim.

Saat itu hari Minggu namun pengunjung hanya sekitar 30an orang termasuk kami. Suasana agak mendung, matahari hanya pantulan sinarnya yang nampak dilangit diatas danau. Danau yang berada diketinggian 1400an meter diatas permukaan laut tidak sedingin biasanya.

Kami bertiga telah banyak makan selama di perjalanan dari lain kecamatan. Amin paling banyak makan diantara kami. Makan nasi, mie, roti, gorengan, buah-buahan khas setempat seperti markisa dan duku. Oh ya juga sempat minum kopi di sebuah warung.


Diseberang jalan dari danau ada bukit batu terjal menjulang ditinggi, Andut saya foto dari bawah ketika dapat sampai dipucuk bukit batu tersebut. Ia merentangkan tangannya menunjukkan rasa senangnya tiada terkira karena dapat memandang seluruh bibir danau. Posenya saat difoto tersebut mengingatkan saya pada patung Yesus Kristus di Rio De Jeneiro, Brasil.

Setelah acara menikmati sekitaran danau seperti memegang buah dan sayuran yang masih menyatu di pohonnya, maka kami bertiga mendekat ke salah satu bibir danau. Mendekat ke tempat sebuah perahu dan sebuah rakit yang sedang bersandar.

andutqAmin mengajak Andut dan saya untuk menaiki rakit. Saya langsung menolak ajakan Amin, sepertinya Andutpun begitu. Bukan saya penakut dengan air atau saya gak pandai berenang. Saya mau naik rakit asal gak bersama Amin.

Malihat kami berdua menolak, Amin akhirnya mengajak kami berdua naik perahu. Andut menolak secara langsung sedangkan saya bersedia satu perahu dengan Amin. Amin senang.

Amin menaiki perahu lebih dahulu sedangkan saya mengikutinya dari belakang. Saya langsung duduk dibagian buritan sedangkan Amin masih kebingungan menempatkan badannya harus didudukkan menghadap ke mana. Perahu terasa kecil setelah Amin berada diatasnya. Saat Amin membungkukkan badan sambil kebingungan tak sengaja ia mengeluarkan gas lumayan keras dan berkepanjangan. Saya terkejut dan hanya terdiam dengan beribu prasangka. Bagaimana tingkah Amin setelah kejadian tersebut, lihat saja apa yang terjadi padanya di video super singkat dibawah ini.***

Deduhuk, Danau Nan Memukau

stroberi deduhukSelain batubara dan perkebunan kopi, karet, stroberi maka Muara Enim merupakan sebuah Kabupaten yang banyak memiliki potensi alam. Aneka potensi alam tersebut berupa panas bumi, sungai, sungai air deras, sumber air panas, air terjun. Kesemuanya belum optimal dalam pengelolaan.

Beragam keindahan alam Muara Enim sangat nyaman dimata dan udaranya menyejukkan khususnya di area Semendo. Area Semendo ini terdiri dari tiga kecamatan yaitu Semendo Darat Laut (SDL), Semendo Darat Tengah (SDT) dan Semendo Darat Ulu (SDU).


Muara Enim masuk dalam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). SDU memiliki sebuah danau yang keberadaanya bak perawan anggun nan cantik yang belum banyak dilirik pengunjung. Sekali pengunjung datang kesana maka berhasrat untuk mengunjunginya lagi dan lagi.

Danau itu Deduhuk namanya. Danau itu terletak di desa Rantau Dadap, Kecamatan SDU. Desa Rantau Dadap ini berbatasan dengan desa Tunggul Bute, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat.

Danau Deduhuk dapat dicapai perjalanan darat sekitar empat jam dari kota Muara Enim, sedangkan jika dari kota Lahat hanya tiga jam. Kondisi jalan menuju danau Deduhuk tidaklah seperti jalanan di perkotaan. Kondisi akses menuju Deduhuk cukup ekstrim dimana sering silih berganti bertemu tebing, jurang, kelokan, sedikit turunan dan banyak tanjakan. Sebagian aspal, bebatuan dan tanah.

Menuju danau deduhuk banyak melalui tanjakan, maklum danau ini terletak sekitar 1400 meter diatas permukaan laut. Bisa dikatakan danau ini berada diatas bukit.

Jalur dari Kota Agung menuju lokasi danau merupakan jalur menuju proyek geothermal yang dikelola oleh PT. Supreme Energy Rantau Dadap (PT. SERD). Jika ingin sedikit mengenal indahnya rute dan akses menuju danau Deduhuk dari arah Kota Agung dapat disimak di video dibawah ini, juga sedikit gambaran danau Deduhuk itu sendiri.

Area perkebunan

Sekitar danau Deduhuk terdapat lahan perkebunan stroberi. Memasuki lahan perkebunan ini  sangat mudah untuk dilakukan namun secara berbayar. Setiap hasil petikan kita atas buah stroberi harus ditimbang dan dibeli dengan harga lima puluh ribu per kilogramnya.

Selain kebun stroberi, di sekitar danau pun banyak ditanami oleh penduduk buah dan sayuran seperti markisa dan labu siam.

Pesona  danau

Siapa sih yang tidak menyukai air? Hampir segala umur manusia menyukai air. Danau tersebut ramai dikunjungi oleh seputaran dari Kota Lahat, Muara Enim dan Pagar Alam. Danau akan lebih ramai dikunjungi saat libur seperti pada tiap hari Minggu. Tentunya akan lebih ramai lagi saat pergantian tahun masehi dan libur Lebaran.

stroberi deduhuksPehobi mancingpun dapat menyalurkan kesenangannya sambil menikmati keindahan danau. Bagi yang ingin menikmati view bebukitan yang mengelilingi danau dari tengah danau maka dapat menyewa rakit atau perahu yang tersedia dalam jumlah sangat terbatas. Hanya lima ribu rupiah perorang, pengunjung dapat tak berbatas jam menikmatinya.

Jangan sekali-kali membayangkan ramai pengunjung danau ini membludak sehingga kita berjubel susah bergerak. Tidak seperti itu. Seramai-ramainya pengunjung, maka kita masih sangat leluasa melakukan apa saja disana karena danau nan memukau ini masih ibarat gadis cantik yang belum dikenal banyak orang.***

Danau Deduhuk Muara Enim

Hampir memasuki dua tahun saya stay di Muara Enim. Saya terkesan dengan keindahan alam Muara Enim. Saya stay bukan di area perkotaan, melainkan di pedesaan di area bukit barisan yang berketinggian 1400an diatas permukaan laut.


Saya sangat bersyukur Allah mengabulkan keinginan saya untuk merasakan hidup di alam pedesaan yang berudara dingin dan penuh suasana tenteram. Desa tempat saya stay itu di wilayah kecamatan Semendo.

Langit Semendo senantiasa cerah diwaktu pagi, kemudian mendung dan hujan deras di sisa setengah harinya hingga menjelang sore. Malamnya kerap gerimis hingga penghujung pagi. Alhamdulillah, Engkau selalu bahagiakan aku. Semoga dengan semua yang sedang kurasakan ini Engkau lebih dekatkan lagi diriku kepadaMu.

deduhuk3Pagi dihari Minggu itu saya, Amin dan Andut dipukul 7 mulai berangkat menuju desa Pulo Panggung. Di desa itu kami bertiga sarapan di sebuah kalangan (pasar) terbesar yang ada di desa itu, kami sarapan nasi Padang. Amin makan paling banyak apalagi pagi itu udara begitu dingin karena hujan tiada henti sejak sebelum pagi tadi.

Dari kalangan itu kami banyak membeli perbekalan seperti buah duku, beragam gorengan, roti, keripik ubi jalar, kerupuk. Kami dari kalangan langsung meluncur dengan tujuan desa Yayasan. Desa Yayasan berada di kecamatan Semendo Darat Ulu (SDU), wilayah Kabupaten Muara Enim.

Kami dari Pulo Panggung menuju desa Yayasan sempat memasuki wilayah Kabupaten Lahat namun memutar lagi dan kembali masuk ke wilayah Muara Enim.

Alam Semendo baik Semendo Darat Laut (SDL), Semendo Darat Tengah (SDT) maupun SDU sangatlah tidak berlebihan jika saya menyebutnya syurga kecil di Sumatera Selatan. Banyak sekali keindahan yang diciptakan Allah disana. Saya tak punya waktu menceritakan semuanya disini. Sekarang saya hanya ingin mengabarkan singkat tentang sebuah danau nan sangat indah di desa Yayasan, kecamatan SDL.

deduhuk2Pernah pergi ke danau Toba? Ke bendungan Jatiluhur? Ke danau Singkarak? Ke Ranu Pane? Ke ranu Klakah? Atau danau apalagi…? Ahhh, saya tak ingin membandingkan keindahan satu danau dengan danau lainnya. Saya rasa semuanya pasti indah. Tapi, ohh sungguh indah danau Deduhuk di desa Yayasan. Danau itu sepertinya telah tersenyum saat saya baru mau memandangnya.

Danau Deduhuk itu masih sangat alami. Melihat tepi dan pinggiran danau sepertinya saya sedang melihat kulit jemari tangan seorang gadis Ogan yang pernah saya kenal beberapa bulan lalu. Putih, bersih dan ingin rasanya saya bisa menyentuhnya. Kala memandang permukaan air tengah danau seakan saya sedang berpandangan dengan gadis itu tanpa kedip sepanjang hayat. Indah!

deduhuk1Sungguh sulit mebahasakan dengan kata-kata keindahan danau Deduhuk ini. Datanglah ke danau Deduhuk, silahkan saksikan sendiri keindahannya dan rasakan sensasinya naik rakit diatas air di danau Deduhuk.***

You might also likeclose
%d bloggers like this: