RSS
Facebook

About sekolahaja

sekolahaja has been a member since January 10th 2015, and has created 352 posts from scratch.

sekolahaja's Bio

sekolahaja's Websites

This Author's Website is

sekolahaja's Recent Articles

Promosi & Kampanye Asian Games ke-18

AG3Promosi atau promotion secara bebas dapat didefinisikan sebagai arus informasi atau persuasi yang bersifat satu arah dimana berupaya mengarahkan organisasi atau perseorangan untuk menciptakan ketertarikan sehingga terjadi antusiasme dan transaksi.

Asian games ke-18 (AG18) yang akan dilangsungkan di negeri kita tercinta ini tidak lepas dari promosi. Bayangkan jika AG18 ini tanpa promosi, apa jadinya? Pasti gaungnya nyaris kurang terdengar dan bahkan bisa jadi hambar meski ini adalah event olahraga akbar. Promosi sekelas AG18 bukan saja didalam negeri namun juga diluar negeri.

Beberapa aspek dalam promosi AG18 terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan seperti periklanan, publisitas dan humas. Promosi AG18 dilakukan melalui komunikasi non individu dengan sejumlah biaya seperti iklan melalui media masa elektronik digital dan individu-individu yang membuat banner/spanduk, billboard, poster, screen display dan sebagainya. Periklanan di ‘zaman now’ sering dilakukan melalui dunia digital dimana sesuai dengan teknologi sekarang ini. Namun beberapa cara konvensional masih relevan dilakukan.

Promosi AG18 telah dilakukan secara intensif dan terus-menerus sekian lama dari beberapa waktu lalu. Promosi ini tentunya tidak terpatok pada pelaksanaan AG18 itu saja melainkan juga sebagai ajang lebih mengenalkan potensi negeri ini di luar negeri. Sebagai ajang promosi untuk meningkatkan arus wisatawan dalam dan luar negeri.

Selain istilah promosi kita mengenal juga istilah kampanye atau campaign. Pengertian promosi dan kampanye mirip-mirip saja. Mengingat event akbar yang diadakan setiap empat tahun ini maka beragam jurus jitu kampanye untuk mempromosikan AG18 dilakukan. Salah satunya adalah kampanye billboard dengan para model terkenal yang sedang memakai beberapa busana yang mewakili beberapa budaya di Asia. Melalui kerja sama yang begitu apik, para model dipoles menjadi seorang atlet yang memeragakan alat cabang olahraga dengan background kemolekan alam asli Indonesia.

Promosi dan kampanye menyambut AG18 di beberapa kota besar yang dikunjungi oleh sekolahaja.com yakni Medan, Pekanbaru, Palembang dan Jakarta menunjukkan antusias yang tinggi. Tentunya yang sangat menarik adalah di dua kota penyelenggara yaitu Jakarta dan Palembang.

Di Medan dan Pekanbaru, bandara internasional Kualanamu dan Sulan Syarif Kasim II dihiasi poster dan screen displayer yang menunjukkan rasa bangga menyambut pesta olahraga bangsa-bangsa Asia ke 18.

Di Palembang, mulai dari bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, stadion Jakabaring, sepanjang jalan khususnya yang protokol, perkantoran terutama kantor Gubernur Sumatera Selatan, hingga sekolah dan pondok pesantren menyemarakkan menyambut AG18 dengan beragam alat promosi termasuk umbul-umbul, spanduk, billboard, dan lain-lain.

AG5Pembangunan LRT (light rail transit) Palembang yang menelan biaya sedikitnya Rp. 9,4 trilyun ini tidak dapat dipisahkan dari persiapan pelaksanaan pesta olahraga Asian Games ke-18. Memang LRT Palembang ini guna menunjang transportasi bagi warga Palembang dan sekitarnya namun LRT ini sangat tepat dibangun menjelang AG18 ini.

LRT Palembang menghubungkan bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dengan komplek olahraga Jakabaring. Hal ini akan sangat vital pada pelaksanaan AG18 guna memudahkan mobilitas para penonton dan atlit.

Sarana prasaran LRT Palembang kini berhias fullcolor terkait AG18. Gambar-gambar berbagai cabang olaraga menghiasi sepanjang rute LRT. Palembang meriah menjelang menjadi tuan rumah AG18!

Di Jakarta beberapa instansi pemerintah, BUMN, juga swasta seakan berlomba memberi dukungan terhadap pelaksanaan AG18 ini. Mereka berkampanye mempromosikan event Akbar AG18. Permainan lampu menghiasi gedung-gedung pencakar langit Ibukota, malam pun di langit Jakarta terang benderang seakan menyatu dengan sinar bintang gemintang.

Diantara instansi seperti PT Pertamina (Persero) mendukung penuh penyelenggaraan Asian Games 2018 dengan membangun salah satu venue berupa sarana untuk bowling di Jakabaring, Palembang.

AG4Masih Jakarta, spanduk atau banner yang menyatakan mendukung untuk menyukseskan Asian Games ke-18 berkibar dan terpasang dimana-mana. Dukungan tidak hanya berdatangan dari instansi pemerintah dan swasta, namun juga dari para warga yang mengatasnamakan kecamatan, kelurahan, warga RW tertentu, sekolah-sekolah, hingga pedagang K5 termasuk warung-warung nasi skala kecil. Lengkap dalam gambar bisa disimak pada video dibagian atas pada halaman ini.

Masih di Jakarta, warna Jakarta akhir-akhir ini berhias dalam penyambutan AG18. Partisi yang memisahkan area konstruksi pembangunan MRT (mass rapid transit) semuanya dihiasi banner ukuran menengah yang bergambar dan beberapa baris kalimat dukungan menyukseskan AG18.

MRT Jakarta ini dibangun oleh beberapa konsorsium dalam beberapa paket pekerjaan. Sejauh pemantauan sekolahaja.com MRT sedang melakukan internal running test untuk kereta dari Depo – Lebakbulus – Cipete. Route test akan bertambah mengikuti kesiapan progress konstruksi dan comissioning yang sekarang sedang dikebut.

AG2Branding Asian Games nampak pada alat transportasi TransJakarta. Hal ini dilakukan pula oleh pihak Pertamina pada mobil-mobil tangki dan SPBU. Jalanan di Ibukota sekarang ini berwarna “18th Asian Games”. Taman-taman kota utamanya di jalan Thamrin, jalan Gatot Subroto, jalan Sudirman, jalan MT Haryono, jalan Rasuna Said dan jalan-jalan seputaran Gelora Bung Karno berhias maskot dan lampu-lampu yang mempromosikan AG18.

Bandara-bandara Palembang dan Jakarta bak pintu utama mempromosikan event empat tahunan ini. Bagian atas loket-loket check-in memperlihatkan angka dan huruf besar mempromosikan AG18. Banner dan billboard segala ukuran saat mulai turun dan memasuki arrival area nampak gambar tiga maskot AG18 dengan tulisan tertentu.

Boneka maskot ukuran besar menghiasi area lalu lalang para penumpang. Tidak sedikit para calon penumpang berfoto disamping atau bersama para maskot Asian Games yang akan digelar dari tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018 ini.***

Masjid Raya Al-Mashun Medan

Raya Medan11Masjid Raya Al Mashun berada di kota Medan. Terkadang orang menyebutnya Masjid Raya Medan atau ada juga yang menyebutnya Masjid Raya Deli. Masjid ini berdekatan dengan istana Maimun. Diawal pendiriannya (1906 -1909) masjid Raya Al Mashun terletak dalam satu kompleks dengan istana Maimun. Jarak antara istana dan Masjid sekitar 200 meter. Konon semua pembiayaan pembangunan Masjid ini yang menghabiskan dana sekitar 1 juta Gulden ditanggung oleh Sultan Deli IX, yaitu Sultan Ma’moen Al-Rasyid Perkasa Alamsyah.


Sultan Ma’moen Al Rasyid Perkasa Alamsyah berkuasa pada masa 1873-1924 Masehi. Pembangunan Masjid tersebut oleh beliau merupakan keputusan yang sangat monumental dan pada akhirnya memilki nilai sejarah yang sangat tinggi hingga sekarang.

Raya Medan33Luas bangunan Masjid berkisar 5000m2 dan dibangun diatas lahan seluas 18.000 m2. Masjid ini telah berusia satu abad lebih dan menduduki urutan ketiga masjid tertua di kota Medan setelah Masjid Al Osmani (Labuan Deli) dan Masjid Lama Gang Bengkok.

Dua arsitek Belanda terlibat dalam pembangunan masjid ini, mereka adalah Van Erp yang juga merancang istana Maimun dan arsitek kedua adalah JA Tingdeman.

Arsitektur masjid merupakan perpaduan gaya middle east (Arab & Parsia), Spanyol (Andalusia), India (Mughal), Turki (Ottoman) dan Eropa.

Material pembangunan masjid tidak semuanya berasal dari lokal (Indonesia) namun juga diimpor dari berbagai negara seperti marmer dari Italia & Jerman, kaca patri dari China, dan lampu gantung dari Perancis. Sebagian material lokal adalah berbahan kayu dengan kualitas nomor satu.

Masjid Raya Medan adalah masjid yang paling indah dan Masjid terbesar di Sumatera Utara. Bangunan Masjid ini begitu megah dan dikagumi banyak orang lantaran memiliki bentuk tidak sama dengan masjid pada umumnya.

Raya Medan44Masjid Raya Medan berbentuk persegi delapan (octagonal atau octahedron) dan memiliki empat serambi yakni dibagian depan, belakang dan samping kanan-kiri. Keempat serambi itu merupakan pintu masuk menuju bangunan utama Masjid.

Pada halaman depan masuk area masjid terdapat gapura besar bertembok tebal dimana gapura ini adalah pintu utama masuk area masjid.

Delapan pilar berdiameter 0,60 meter terdapat di bagian dalam masjid. Pilar-pilar menyangga kubah utama pada bagian tengah Masjid. Empat kubah lain yang lebih kecil berada diatas ke empat serambi. Sedangkan menara yang berjumlah 2 buah terdapat di samping kanan-kiri sisi belakang Masjid.

Di pelataran belakang masjid terdapat pekuburan para Raja Melayu, Gunernur Sumatera Utara, Haji Guru Kitab Sibarani, Pendiri yayasan zending Islam Indonesia.

Raya Medan22Karena nilai sejarah yang tinggi, masjid Raya Al Mashun tidak hanya dikunjungi oleh para muslimin namun juga non-muslim. Mereka yang non-muslim diperkenankan melihat-lihat area masjid tentunya dengan menggunakan pakaian yang pantas alias menutup aurat. Bagi yang tidak mengindahkan persyaratan izinnya hanya sampai ditepi pelataran dan area pekuburan saja.

Perawatan Masjid kebanggaan warga Medan sangat baik, ini terbukti meski sudah berusia tua namun Masjid ini tidak pernah direnovasi dari sejak pertama didirikan. Pemerintah kota Medan hanya pernah menambah sarana penunjang Masjid yakni seperti penambahan tempat wudhu wanita ditahun 1980.

Masjid Raya Al Mashun terletak di pusat keramaian kota tepatnya (sisi timur) di jalan Sisingamangaraja, Medan Kota, Sumatera Utara 20212. Sedangkan jika dilihat dari sisi utara maka Masjid ini terletak di jalan Masjid Raya, Medan Kota. Sekitar masjid banyak terdapat hotel dari berbagai kelas / bintang, mall, dan area kuliner.

Masjid Raya Al Mashun tak pernah sepi dari jamaah sholat 5 waktu terutama Subuh, Magrib dan Isya. Insya Allah membludaknya kehadiran jamaah ini pertanda Masjid ini terawat atau terpelihara baik secara fisik maupun non-fisik. Perlu pembaca tahu, bahwa ‘al mashun’ berarti ‘dipelihara’.***

Andut Irsakdul Quran

zAndut2Menurut pengakuannya nama Andut adalah panggilan buat dirinya sejak masa kecil. Waktu masih kecil perawakan lelaki ini gendut, maka dipanggillah ia Andut. Berbeda dengan sekarang dengan tingginya yang 165 cm, berat badannya hanya 54 kg. Nampak langsing alias kurus. Meski penampilannya yang kurus namun di kampungnya terlanjur ia di panggil Andut.


Nama asli Andut adalah Irsyakdul Quran. Nama yang sungguh indah bukan?! Sebuah nama akan mempengaruhi karakter si-empunya nama. Pepatah Arab mengatakan   لِكُلِّ مُسَمَّى مِنْ اِسْمِهِ نَصِيْبٌ, likulli musamma min ismihi nashiibun, setiap orang akan mendapatkan pengaruh dari nama yang diberikan kepadanya.

Apa arti nama Irsyakdul Quran?? Andut awalnya selalu tersenyum saat ditanya hal tersebut, namun suatu saat ia menjawabnya. Irsyakdul itu maksudnya irsyadul (irsyad) yang artinya petunjuk. Quran adalah kitab suci bagi umat muslim yang berisi firman Allah SWT yang diturunkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Jadi Irsyakdul Quran adalah petunjuk kitab Allah. Jadi, Andut adalah orang yang tindak-tanduknya diharapkan oleh pemberi nama akan tunduk pada isi Al Quran. Singkatnya, soleh dan berakhlakul kharimah.

Andut bersama istri dikaruniai tiga orang anak yaitu Irza Maharani, Ira Kusuma, dan Jaya Kurnia. Irza kelas 2 SMP, Ira kelas 6 SD dan Jaya baru mengawali tahun pertama di TK.

Andut yang kelahiran tahun 1974 berprofesi sebagai seorang sopir atau driver di perusahaan tempat saya bekerja. Perusahaan kami berasal dari Jakarta dan sedang mendapatkan proyek konstruksi di Kecamatan Semendo Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Lokasi proyek tak jauh dari tempat tinggal Andut bersama keluarganya.

zAndut4Meski Andut sekeluarga hidup di desa dan anak-anaknya disekolahkan di desa namun Andut memiliki keinginan pendidikan anak-anaknya maju dan tidak tertinggal dengan anak-anak yang mengenyam pendidikan di kota.

Keinginan Andut agar anak-anaknya maju dalam pendidikan salah satunya diwujudkan dengan membelikan sebuah laptop untuk anak pertamanya yang masih SMP kelas 2. Bagi Andut laptop bukanlah barang murah namun juga tak berarti mahal. Ia hanya melihat dari sisi keuntungan tiada tara bagi dirinya jika kelak Irza juga adik-adiknya mampu mengoperasikan laptop tersebut sebagaimana orang-orang kantor yang kerap ia lihat di kantor proyek.

Andut sangat mendambakan anak-anaknya sudah mahir mengoperasikan laptop atau komputer sebelum lulus SMA. Kenapa begitu? Andut berkaca pada hasil proses seleksi local manpower recruitment yang selalu melakukan penempatan tenaga kerja berdasarkan kemampuannya. Salah satu kemampuan yang hampir selalu ditanyakan / dinilai adalah bidang pengoperasian komputer. Andut berharap jika anak-anaknya memiliki kemampuan mengoperasikan laptop atau komputer secara baik maka kelak akan mendapatkan pekerjaan yang baik.

Keberadaan para pekerja pendatang, khususnya yang bekerja kantoran nampaknya begitu kuat mengispirasi Andut untuk benar-benar memperhatikan pendidikan anak-anaknya. Setelah membelikan komputer, Andut sekarang mulai sibuk mencarikan bakal sekolahan SMA terbaik yang ada di kota Muara Enim untuk anak pertamanya yang tahun depan lulus SMP. Anak pertama Andut ini bintang pelajar di kelas dan sekolahnya, selalu juara 1 dibidang akademik semenjak sekolah dasar.

Anak pertama dan kedua telah pandai membaca Al Quran, sedangkan anak ketiganya masih belajar membaca surat-surat pendek juz 30. Semua anak-anaknya dapat membaca Al Quran dengan mendatangi ketempat belajar mengaji di desanya. Terkait kemampuan mengaji, harapan terendah Andut adalah anak-anaknya bisa baca surah Yaasiin untuk dirinya tatkala ia telah meninggal kelak.

Hampir tiap malam Andut pulang kerja sekitar jam 21, meski demikian anak-anaknya telah mengetahui kewajiban belajar, solat dan mengaji tanpa harus disuruh lagi.

Secara prinsip, harapan Andut terhadap pendidikan anak-anaknya adalah tidak hanya harus lebih tinggi dari dirinya namun kelak memiliki nilai jual di bursa kerja dan menjalankan syariat Islam secara baik. Apakah berniat menyekolahkan anak (khususnya anak yang pertama) hingga jenjang sarjana? Nanti dulu, yang penting anak pertama masuk SMA dulu kemudian diikuti adik-adiknya. Begitu jawab Andut.

zAndut3Andut merupakan salah satu driver yang loyal, berdedikasi dan supel. Loyal, dia selalu bersedia meski hanya sering menyetir mobil isuzu minibus tahun 2013an sedangkan yang lainnya Mitsubishi pajero sport tahun-tahun terakhir. Berdedikasi, dia menjalankan tugas dan perannya sebagai abdi secara baik. Supel, dia mengenal banyak orang dari berbagai kalangan secara santun.

Salah satu bukti supel dalam bergaul, Andut turut serta beberapa kali bersama para user-nya dalam melakukan latihan memanah.

Berkat loyal dan dedikasinya ini Andut pernah terpilih menjadi Driver of The Month pada bulan Oktober 2017 dan Juni 2018.

Andut, 44 tahun, lulusan Madrasah Aliyah Negeri Muara Enim. Ia lahir dan besar di desa Fajar Bulan, Kecamatan Semendo Darat Tengah. Selain all out dalam memajukan pendidikan anak-anaknya ternyata ia memiliki satu angan-angan yang lain. Kalau saja memungkinkan ia ingin bersaing merebut kursi Kepala Desa di suatu saat. Hal ini terdorong karena ayahnya Andut dahulunya adalah seorang Kepala Desa Fajar Bulan.***

Wisata Satwa Liar Di Rahmat Museum & Gallery

Rahmat2Rahmat museum & gallery beralamat di jalan S. Parman No. 309, Medan, Sumatera Utara. Tidak sulit untuk mencapai gallery ini, karena alamatnya sangat jelas dan terletak di salah satu jalan protokol yang ada di kota Medan.

Nama lengkap gallery ini adalah “Rahmat” International Wildlife Museum & Gallery. Jika di Bahasa Indonesia-kan menjadi Museum & Galeri Satwa Liar Antarbangsa. Semua hewan di gallery Rahmat ini dalam keadaan mati yang diawetkan, baik dari yang terkecil hingga yang terbesar. Bisa jadi hewan liar yang ada di gallery ini belum pernah kita lihat sama sekali.


Sesuai dengan namanya maka gallery ini berisikan beragam hewan liar dari Indonesia maupun luar Indonesia. Sekitar 5.600 specimen hewan koleksi gallery ini. Dari mana gallery ini mendapatkan sebanyak itu? Dari taman hewan & kebun binatang, hasil buruan yang legal, pembelian secara legal dari berbagai negara, serta pemberian dari teman-teman & sumbangan dari berbagai kalangan. Jadi, semua hewan koleksi gallery ini didapatkan secara legal, hal ini sesuai statement yang tertera di bagian terdepan di museum tersebut.

Rahmat3Museum ini bersifat entertainment & educate bagi siapa pun pengunjungnya. Penataan yang artistik, dekorasi mendekati alam dunia aslinya, dan dukungan lampu-lampu sorot serta sistem pengaturan udara yang tepat (full AC) membuat suasana Rahmat gallery menjadi terasa unik namun aman dan nyaman. Para pengunjung dapat mengenal lebih dekat satwa liar yang selama ini hanya bisa dilihat maksimal melalui kebun binatang.

Dalam gallery ini ada satu ruangan yang dikondisikan gelap yang berisikan beragam hewan buas yang diawetkan seakan-akan bagi yang memasuki ruangan tersebut serasa berada ditengah hutan diwaktu malam. Audio sistem memunculkan suara lolongan anjing atau srigala, sesekali auman harimau, derik ular ataupun suara-suara serangga bersamaan atau silih berganti terdengar di telinga.

Mengisi liburan sekolah dan tetap menambah ilmu pengetahuan maka kita bisa jatuhkan pada Rahmat gallery sebagai pilihannya. Gallery ini dapat memberikan pengalaman yang sangat mengesankan bagi siapapun yang telah mengunjunginya, tentu saja terutama bagia anak-anak.

Saat sekolahajadotcom berkunjung ke gallery tersebut di pagi hari, telah ada sekitar tiga rombongan keluarga di dalam gallery kemudian disusul  dua hingga tiga bus mahasiswa Universitas Riau. Sekitar empat jam sekolahajadotcom berada didalam gallery, pada saat baru keluar hendak meninggalkan gallery ada sekitar 100an anak-anak usia SD bersiap hendak memasuki gallery.

Hanya sebagai gambaran bagi para pembaca terutama yang belum mendapatkan kesempatan berkunjung ke gallery ini, jenis hewan apa saja yang telah menjadi koleksi Rahmat gallery. Terdapat beragam jenis unggas, aneka mamalia, satwa-satwa khas Indonesia, satwa-satwa khas Afrika, bermacam serangga dengan berbagai ukuran, beberapa kerangka dan tengkorak hewan liar dan lain-lain. Dalam gedung gallery ini juga terdapat fasilitas perpustakaan, café, hall, dan toko souvenir.

Gallery ini didirikan oleh pemiliknya, DR. H. Rahmat Shah. Baik gallery maupun pendirinya telah banyak menerima penghargaan baik nasional maupun internasional terkait bidang konservasi satwa liar. Diresmikan pertama kali oleh Mendikbud saat itu, Prof. DR. Juwono Sudarsono, MA., pada tahun 1999. Setelah melakukan perluasan maka gallery baru diresmikan oleh Presiden RI saat itu, DR. H. Susilo Bambng Yudhoyono, 2007.

Konon gallery ini merupakan gallery satwa liar pertama di Asia Tenggara bahkan dunia, dan terlengkap. DR. H. Rahmat Shah merupakan pengusaha sekaligus professional hunter dan juga bapak kandung dari artis Indonesia, Raline Shah.***

Mengagumi Keindahan Air terjun Bedegung

JpegTidak ada kalimat lain untuk seluruh warga Muara Enim kecuali bersyukur dan banyak bersyukur. Bersyukur bukan hanya dibibir namun dibarengi amal perbuatan dalam keseharian. Coba bayangkan, hasil bumi Muara Enim melimpah ruah baik yang diatas maupun yang dibawah tanah. Seluruh alamnya nyaris hijau gemulai nan elok bikin mata enggan berkedip sepertinya ikhlas jika tak punya kelopak.

Sangat beruntung saya dapat singgah meski sejenak di bumi Muara Enim. Setiap sudut bumi Muara Enim yang saya datangi spontan kalimat thayyibah (baik) tergerakkan dari lidah ini, Masya Allah (مَ شَاءَاللَّهُ), sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. (lihat QS Al Kahfi: 39).

Sekian banyak lokasi air terjun yang terdapat di Muara Enim, namun kali ini hanya ingin mengetahkan cerita singkat dari hasil mengunjungi salah satu lokasi air terjun, yakni air terjun Bedegung.

Lokasi air terjun Bedegung terletak di Desa Bedegung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Dari pusat kota Muara Enim berkisar 55 Kilometer atau 1,5 jam perjalanan darat melaui jalan Sumatera lintas tengah (berhenti di simpang Mameo atau Meo dan perhatikan penunjuk arah). Simpang Meo berada diantara kota Muara Enim dan kota Baturaja. Kondisi jalan beraspal dan berkelok.

JpegDi area air terjun Bedegung, dari tempat parkiran kendaraan ke lokasi tempat dimana air terjun Bedegung berada maka kita mesti berjalan kaki diatas jalan khusus pedestrian sekitar 400 meter panjangnya. Kala kita menapak jalan setapak tersebut maka akan kita lihat sebelah kiri adalah sungai deras berbatu segala ukuran dengan aliran air berasal dari air terjun sedangkan sebelah kanan ada beberapa kolam-kolam ikan. Kemudian melewati berumpun bambu dan rindangnya pepohonan besar. Monyet-monyet kecil berbulu abu-abu dan oranye (simpay) berhamburan tunggang langgang lari terbirit-birit ketika saya melewati pepohonan nan rindang. Terganggukah mereka? Padahal saya gak mengganggu sedikitpun.

Saya berkunjung dikala itu hari Minggu dan dipungut tiket sebesar Rp. 5000,- per kepala untuk memasuki lokasi air terjun. Kata petugas tiket jika hari libur nasional seperti Natal, tahun baru, Iedul Fitri dan Iedul Adha akan lebih mahal lagi. Konon, meski labih mahal namun jumlah pengunjung lebih banyak lagi.

Sesampai didalam lokasi air terjun saya melihat tersedianya tempat mandi / bilas, tempat ganti pakaian, beberapa tempat duduk-duduk santai yang cukup hingga 10 orang. Saya melihat tinggi air terjun Bedegung maksimal 100 meter, masih dibawah ketinggian air terjun Sigura-gura di Sumatera Utara dan Ngarai Harau di Sumatera Barat.

Ketika menuruni tangga semen dengan handrail warna kuning saya mulai bisa melihat air terjun tersebut. Air terjun Bedegung itu gagah. Ia tak pernah ragu menjatuhkan airnya bertubi-tubi. Gemuruh suaranya menandakan keras dan tegas bak seorang lelaki kekar bersuara lantang menggelegar. Cipratan air dan hembusan udara dinginnya seakan merayu tulang-tulang badan untuk jangan hanya diam. Putih airnya kala jatuh dan beningnya kala di hamparan bawah ia adalah bak lelaki yang jujur, transparan dan setia. Setia membasahi kepada siapa saja yang masuk kedalam aliran airnya.

JpegKiri kanan di puncak air terjun nampak pepohonan yang reranting dan dedaunannya selalu bergoyang dan berlenggang tiada henti bagai seribu penari bertangan lembut menyambut sang tamu. Jujur saja, dikala saya berdiri dihadapan air terjun Bedegung, seakan tiada henti kata-kata indah mengalir dalam tubuh dan badan ini. Mungkin keindahan dan keelokan tiada terkira dari lokasi air terjun itu menyelusup dan merangsek ke rongga-rongga dada ini. Sepertinya saya berkata “Bedegung, aku suka kamu!”. Masya Allah, sungguh atas kehendak Allah semua kekayaan alam dan keindahan Muara Enim ini terwujud.

Agar keindahan, kenyamanan dan ramah lingkungan ada di lokasi air terjun Bedegung, menurut hemat saya, ada beberapa hal yang perlu dibenahi yakni general housekeeping dan keseragaman harga.

General housekeeping meliputi perlu penataan ulang posisi para penjual yang terlalu dekat dengan air terjun, meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan umum dari para penjual dan pengunjung, perbaikan fasilitas seperti jembatan yang usang atau rusak dan ruang ganti yang kumuh. Selain itu perlu adanya keseragaman harga tiket masuk maupun parkir, apakah dewasa atau anak-anak, apakah hari biasa, hari libur Minggu atau hari libur nasional juga hari raya keagamaan.***

You might also likeclose
%d bloggers like this: