RSS
Facebook

Archive for the News Category


Gambir H+4 Malam




Stasiun Gambir di H+4 malam masih dipadati para penumpang yang hendak mudik. Pengaturan pengelolaan calon penumpang oleh pihak KAI Gambir yang bagus maka meski ramai calon penumpang namun suasana stasiun Gambir masih serasa lengang. Semua calon penumpang yang jam keberangkatannya masih lebih dari satu jam dilarang masuk peron, mereka dikumpulkan di lantai dasar. Sistem pembelian […]

Read More...

Stasiun Gambir Masih Lengang




Hingga minggu ini suasana stasiun Gambir Jakarta Pusat masih lengang. Semua gambar diambil pada tanggal 23 Juni 2015. Dapat dilihat pada gambar pengantri di loket pejualan tiket yang ada di stasiun Gambir hanya beberapa orang saja. Masih sepinya serbuan para penumpang jasa angkutan yang dikelola PT KAI ini wajar-wajar saja karena puasa baru masuk pada […]

Read More...

Penangkaran Rusa Pusri




Dalam komplek PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) tidak hanya terdapat pabrik pupuk, perkantoran dan perumahan saja namun banyak fasilitas lain didalamnya antara lain penangkaran rusa. Penangkaran rusa yang nomor izin SK-66/IV-K.8/2008 tanggal 9 Juni 2008 ini mempunyai lahan yang cukup luas dan sangat layak dengan jumlah rusa yang ada di area penangkaran. Rusa yang dalam penangkaran […]

Read More...

Al Aqobah1 Palembang




Masjid yang berada di komplek area PT Pupuk Sriwidjaya (Pusri) ini bernama masjid Al Aqobah 1. Masjid ini menjadi satu kesatuan dalam komplek bersama pabrik, perkantoran dan perumahan Pusri. Jamaah di masjid ini cukup ramai terutama di hari kerja khususnya waktu sholat dzuhur dan ashar karena di Pusri sedang ada proyek pembangunan pabrik baru P2B. […]

Read More...

Ibukota Masih Punya Becak




Konon menurut sejarah becak masuk Batavia (Jakarta) dari Hongkong dan Singapura di tahun 1930-an. Menurut sumber lain di tahun yang sama, becak dibawa dari Makassar ke Batavia. Siapa kasih nama becak? Becak berasal dari bahasa Hokkien “Be Chia” yang artinya kereta kuda. Jenis becak dapat dilihat dari tenaga penggeraknya dan bentuknya. Tenaga penggeraknya ada yang dikayuh […]

Read More...

Puskesmas Kelurahan Lagoa




Pusat Kesehatan Masyarakat atau yang biasa kita ucapkan Puskesmas adalah unit pelaksana teknis kesehatan di bawah supervisi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Secara umum, Puskesmas harus memberikan pelayanan preventif, promotif, kuratif sampai dengan rehabilitatif baik melalui upaya kesehatan perorangan (UKP) atau upaya kesehatan masyarakat (UKM). Puskesmas Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara merupakan Puskesmas yang berusaha memberdayakan tenaga […]

Read More...

Penyelenggaraan Basic EFT Training




Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Puskesmas Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara, telah menyelenggarakan Emotional Freedom Technique (EFT) Training pada hari Sabtu 23 Mei 2015. Partisipan kebanyakan kaum hawa dari kalangan medis. Agenda training secara garis besar selain pemaparan materi ini EFT, juga diselingi pemberian reward kepada peserta yang kritis terhadap permasalahan terkait materi training. Selain itu juga […]

Read More...

Emotional Freedom Technique (EFT) Training




Emotional Freedom Technical training diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 23 Mei 2015 di Puskesmas Kelurahan Lagoa Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Training berlangsung selama enam jam, dari jam 09.00-15.00 Wib. Pada EFT training kali ini diikuti 12 peserta. Latar belakang peserta beragam dimana secara umum adalah dari kalangan tenaga medis seperti kepala Puskesmas, dokter umum, dokter […]

Read More...

Para orang tua Singapura kembali ke sekolah




Para orang tua di Singapura kembali belajar di tempat-tempat les (refresher courses) untuk dapat menguasai materi pelajaran anaknya dan pada akhirnya dapat mendampingi putra-putrinya itu saat mengerjakan PR di rumah. Seperti berita yang dilansir dari BBC, banyak orang tua di negara berpopulasi 5,5 juta orang mengalami kesulitan dalam mendampingi putra-putrinya saat belajar di rumah dan […]

Read More...

Keluarga Ki Hajar Dewantara Tolak Pemerintah Belanda




Pengajuan nama Ki Hajar Dewantara sebagai nama jalan di negara kincir angin telah ditolak oleh pihak keluarga Ki Hajar Dewantara. Pemerintah Belanda mengajukan permintaan itu dikirim melalui faximili kepada Yayasan Perguruan Taman Siswa di Jogjakarta. Bagus Handoko (Ki Bagus Dewantara), salah satu cucu sang Pahlawan Nasional itu mengatakan Eyangnya pernah berpesan, bahwa dirinya tak ingin […]

Read More...
You might also likeclose
%d bloggers like this: