RSS
Facebook

Archive for the Profile Category


Andut Irsakdul Quran




Menurut pengakuannya nama Andut adalah panggilan buat dirinya sejak masa kecil. Waktu masih kecil perawakan lelaki ini gendut, maka dipanggillah ia Andut. Berbeda dengan sekarang dengan tingginya yang 165 cm, berat badannya hanya 54 kg. Nampak langsing alias kurus. Meski penampilannya yang kurus namun di kampungnya terlanjur ia di panggil Andut. Nama asli Andut adalah […]

Read More...

29 Menit Dengan Bapak Kepala Sekolah




Pagi itu setelah berbincang di kantin dengan seorang Guru BK, saya diantar seorang Guru Seni Budaya sebuah sekolah SMA yang sedang saya kunjungi menuju ke ruang Kepala Sekolah. Setelah menunggu beberapa menit akhirnya saya dapat berbincang dengan Bapak Kepala Sekolah tersebut. Beliau memiliki sosok yang ramah, santun, sangat terkesan orang yang berilmu sekaligus agamis, dan selama […]

Read More...

Novrenica Lenasari Manalu




Saya bisa berkenalan dengan gadis ini terjadi ditahun 2015 di kota Palembang, Sumatera Selatan. Perkenalan itu karena saya yang memperkenalkan diri kepadanya. Sebenarnya perkenalan itu sudah saya idam-idamkan satu bulan sebelumnya, namun kesempatan belum juga berpihak kepada saya padahal kami saat itu sama-sama dalam satu lapangan proyek. Mungkin karena dia selalu sibuk dengan alat kerjanya. […]

Read More...

Mengenal SMK Nurul Qolbi




Dari stasiun Citayam menuju lokasi SMK Nurul Qolbi (SMKNQ) berjarak tidak lebih dari 3 KM. Lokasi SMKNQ tepatnya di jalan Parung Citayam, kampung Bambon, Desa Ragajaya, Bojonggede, Kabupaten Bogor. SMKNQ beroperasi dibawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Nurul Qolbi. Yayasan tersebut merupakan milik keluarga yang didirikan oleh Haji Majeh Suryaatmadja. Pendiri yayasan ini adalah putra asli […]

Read More...

Tiome Siagian, Ibu Kepala Sekolah (part-3, Habis)




Kiat-kiat Segala sesuatu yang hendak kita gapai maka sudah satu keharusan kita mesti membuat perencanaan. Perencanaan yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula. Pada umumnya yang sulit bukan dalam tahap perencanaan melainkan pada tahap pelaksanaan. Hanya komitmen yang kuat yang akan memuluskan perjalanan menuju apa yang hendak kita gapai. Begitupun komitmen ibu Tiome, para […]

Read More...

Tiome Siagian, Ibu Kepala Sekolah (Part-2)




Mendidik dan Menanamkan Rasa Peduli Penanaman bebungaan di taman lingkungan sekolah tidaklah semulus dengan yang direncanakan apalagi dalam pemeliharaannya. Awalnya, guru ada yang enggan, malas, atau lupa menyiram dan lain-lain. Belum lagi tangan-tangan jahil dari para murid yang seenaknya memetik bunga dan cenderung merusak. Memang tidak mudah dalam membangun komitmen, konsisten dalam pelaksanaannya dan konsekwen […]

Read More...

Tiome Siagian, Ibu Kepala Sekolah (Part-1)




Media Sosial Begitu rutin seorang ibu yang berprofesi guru ini memposting foto-foto mengenai keadaan sekolahnya di salah satu media sosial. Pada tiap postingannya ia sedikit cerita namun cukup jelas maksudnya. Menurut saya, foto-foto yang ia posting sangat menarik. Foto-foto para siswanya yang sedang beraktifitas di area taman bunga, juga ada foto-foto aneka ragam bunga-bunga, foto-foto […]

Read More...

Bangkit dari Keluarga Broken Home! (Part-4, Habis)




Tahun 2008, Hadianto berusia 27 tahun, ia menikahi gadis asli desa Darmo Kec Tanjung Enim dengan cara yang sangat-sangat sederhana. Sejumlah uang yang telah diserahkan sebagai mas kawin buat gadis yang baru dinikahinya, sehari kemudian dimintanya lagi dengan status pinjam. Uang itu ia pakai untuk dibelikan tv dan perabot dapur berupa sendok, piring, gelas, penggorengan, dan […]

Read More...

Bangkit dari Keluarga Broken Home! (Part-3)




Setelah mengalami perbaikan beberapa bagian interior rumah, diakhir tahun 2004, Hadianto pergi ke Kasui, Lampung, menjemput ketiga adiknya di rumah ayahnya. Melalui proses yang melibatkan perangkat desa setempat, akhirnya Hadianto dapat memboyong seluruh adiknya ke Muara Enim. Baca juga: Bangkit Dari Keluarga Broken Home! (Part-1) Bangkit Dari Keluarga Broken Home! (Part-2) Bangkit Dari Keluarga Broken Home! […]

Read More...

Bangkit Dari Keluarga Broken Home! (Part-2)




Perceraian kedua orang tua sang pemuda berusia 21 tahun itu terjadi di tahun 2002. Pemuda tersebut sangat panik sejadi-jadinya sepulang merantau dari Tanggerang ketika melihat wajah sang ibu kandungnya sembab karena tangis berlarut dan memar karena pukulan. Setelah mendengar cerita ibu kandungnya, dengan uang tersisa yang ada dikantongnya pemuda itu langsung membawa sang ibu kandungnya […]

Read More...
You might also likeclose
%d bloggers like this: