disinfectant11Disinfectant adalah bahan kimia yang digunakan untuk mendesinfeksi, yaitu dengan membebaskan benda dari infeksi melalui cara mematikan sel-sel vegetatif mikroorganisme.

Disinfectant chamber adalah ruang desinfektan yang mana sebuah ruang yang ditujukan dapat mengeliminasi mikroorganisme patogen menggunakan bahan kimia. Ruang desinfektan dikenal juga dengan istilah lain sebagai bilik disinfektan.

Mari kita tetap gunakan istilah bilik disinfektan dalam artikel ini. Bilik disinfektan sempat nyaris booming sekitar awal bulan Maret 2020, disaat itu gencar manusia di muka bumi ini melawan penyebaran virus corona, Covid-19.

Kabar gembira saat itu bahwa negara Viet Nam berhasil menekan laju korban terinfeksi dan kematiannya melalui keberhasilan menerapkan pemasangan dan memfungsikan bilik disinfektan secara massal di beberapa tempat umum.

Namun tak lama waktu berselang, badan kesehatan dunia (WHO) dan pemerintah kita tidak merekomendasikan penggunaan bilik disinfektan sebagai jalan pemutus rantai penularan COVID-19. Kenapa? Hal ini disebabkan bilik disinfektan menggunakan bahan kimia yang dapat membahayakan bagi tubuh manusia. Diketahui bahwa disinfektan akan bekerja lebih efektif jika digunakan pada permukaan benda yang tidak berpori-pori, alias benda mati.

Screenshot_2020-05-25-02-04-48-61Dalam penggunaan bahan kimia ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan sebagai disinfektan. Pertama, yang perlu diperhatikan adalah waktu kontak (contact time), persyaratan ini melihat seberapa lama bahan kimia yang diperlukan untuk memusnahkan patogen pada tubuh. Untuk memusnahkan virus corona COVID-19 dengan disinfektan diperlukan waktu 10 hingga 30 menit.

Poin kedua yaitu dalam pemilihan bahan kimia yang tepat. Bahan kimia yang efektif untuk memusnahkan virus corona COVID-19 adalah dengan menggunakan alkohol. Sebagai poin ketiga adalah mempertimbangkan penggunaan masing-masing bahan kimia sesuai dengan sifat bahan itu sendiri yakni dengan mengacu pada Material Safety Data Sheet (MSDS).

Sebagai poin yang juga patut diperhatikan adalah penentuan komposisi yang tepat dalam pencampuran bahan kimia agar dapat memastikan bahan kimia tersebut berfungsi secara aman.

Di saat sedang hampir booming penggunaan bilik disinfektan sebagai salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Paralel beberapa cara lain juga turut dianjurkan untuk mencegah penyebaran COVID-19 adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Setelah beraktifitas dari luar, jangan lakukan apapun didalam rumah kecuali lepas baju dan langsung mandi.

Selain cara-cara diatas juga direkomendasikan penggunaan masker dan lakukan physical distancing ditempat-tempat umum, lakukan disinfektan pada benda-benda yang sering tersentuh oleh kita.

Cara lainnya lagi adalah dengan memperhatikan asupan yang penuh gizi untuk tubuh kita, juga istirahat yang cukup. Sudah barang tentu olah raga yang teratur untuk menjaga kebugaran tubuh.

Pastinya pembaca yang selama era PSBB masih harus sesekali keluar rumah dan mengunjungi fasilitas umum maka akan pernah melihat bilik-bilik disinfektan yang tidak lagi difungsikan.

poster chamberposter chamber1Fasilitas umum itu dapat berupa kantor-kantor terutama milik pemerintah, juga swasta. Kenapa begitu. Kembali ke pembahasan awal bahwa WHO dan pemerintah kita (Departemen Kesehatan RI) tidak merekomendasikan penggunaan bahan kimia dalam bilik disinfektan yang langsung disemprotkan tubuh manusia.

Bilik disinfektan alias disinfectant chamber ini bak layu sebelum berkembang pada era Covid-19.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.