Excavator adalah salah satu jenis alat-alat berat (AAB) konstruksi. Ia merupakan peralatan penting pada pekerjaan tanah (earth works). Setiap AAB termasuk excavator yang terlibat dalam kegiatan konstruksi harus dipastikan dalam keadaan layak operasi.

Untuk memastikan sebuah excavator dalam keadaan layak operasi maka harus dilakukan uji periksa atau inspeksi. Inspeksi dapat berupa pemeriksaan visual harian, pemeriksaan secara rutin dan kebutuhan pemeriksaan yang ditetapkan beberapa pihak.

Program inspeksi tersebut diatas sejalan dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan transmigrasi (Menakertrans) RI, nomor Per.05/Men/VII/1985 tentang Pesawat Angkat dan Angkut, juga sejalan dengan peraturan lain yang setara seperti yang dikeluarkan oleh Kementrian ESDM atau lainnya.

Bagian-bagian penting inspeksi excavator

excvAgar aktifitas inspeksi excavator berjalan efektif dan efisien maka bagian-bagian penting pada excavator harus dipahami terlebih dahulu. Pada postingan terdahulu di website ini dikatakan bahwa excavator terbagi dalam 3 bagian utama yaitu: work equipment, upper structure dan lower structure. Masing-masing bagian utama excavator tersebut memiliki item-item yang penting untuk diinspeksi. Berikut adalah item-item dasar yang perlu dipertimbangkan pada aktifitas inspeksi excavator.

Inspeksi visual kita awali dengan melihat tampilan excavator secara umum seperti tampilan depan, belakang, samping kiri-kanan, adakah karat permukaan logam, kondisi kaca, kaca spion, lampu-lampu, tersedianya fire extinguisher dan kondisi frame.

Lantas inspeksi dilanjutkan ke bagian-bagian pada work equipment, hal-hal yang penting untuk kita inspeksi (visual) adalah:

  1. Bucket. Periksa bagian depan, samping kiri-kanan, dan bawah apakah ditemukan yang abnormal misal penyok dan karat.
  2. Hydraulic cylinders. Bagian ini harus mulus tanpa cacat sama sekali. Jika ada oli pada permukaannya maka menunjukkan ada cacat pada rod hydraulic atau adanya kebocoran.
  3. Arm & boom. Periksa cacat atau kerusakan pada struktur seperti retak pada las-lasan.
  4. Pin. Periksa kondisi pin pada bucket, boom dan arm. Pemberian grease yang regular maka pin akan terhindar dari aus dan karat.

Pada upper structure, bagian yang penting untuk diinspeksi adalah:

  1. Cabin. Periksa seluruh bagian cabin, adakah kerusakan atau retak pada panel-panel, kaca, penyok atau karat pada bagian-bagian berbahan logam. Rem dan fungsinya dalam kondisi normal. Klakson depan dan mundur dapat berfungsi normal. Dan lain-lain.
  2. Mesin. Bukalah kap mesin dan periksalah mesin dan bagian-bagiannya, pompa hidrolik, selang (hoses), fittings, valves dari kebocoran. Periksa adakah kebocoran pada tangki bahan bakar.
  3. Counter weight. Periksa dari kerusakan atau karat.

Pada lower structure maka bagian yang perlu dipertimbangkan untuk diinspeksi adalah:

  1. Front idler, guide rollers, pins and bushings, roller frame, roller crawler.

Aktifitas inspeksi excavator berdasarkan item-item diatas dapat dituangkan dalam bentuk checklist. Jika membutuhkan contoh bentuk checklist dapat hubungi sekolahanaja@gmail.com. Bentuk checklist bisa dikembangkan tergantung kebutuhan dan lain-lain.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.