hari anakKebiasaanku kuciumi pipi dan kening kalian ketika keringat kalian belum menetes. Sebab ada saling membutuhkan dalam keringat kalian dengan udara dalam paru-paruku. Mereka bersenyawa dalam tinta penaku yang selalu menuliskan tentang marah bocah dan tawa lucu kalian dari waktu kewaktu didalam buku dibalik baju.

Seribu buku reaksi kimia telah kita pelajari bersama ketika terbuka mata ataupun kala mata kita semua terpejam. Jika kita dalam perjumpaan maka kalian selalu bertanya aku yang menjadi penjawab, kalian bertanya tentang pelajaran, tentang arti teman, apa itu islam, ada dimana Tuhan hingga tentang permainan masa kecilku. Kalian juga sering bercerita tentang dora emon, naruto, transformer, boneka berbi dan lain-lain.

Itu, itulah kalian. Kalian kecil dalam catatan masa laluku. Catatan yang tak pernah sekalipun hanyut dihempas badai keras yang terganas. Catatan tentang kalian tetap tenang, aman, terlindung dibalik kekuatan manusia berkain sarung.

Kebiasaanku kuciumi pipi dan kening kalian ketika keringat kalian belum menetes. Sebab ada saling membutuhkan dalam keringat kalian dengan udara dalam paru-paruku. Mereka bersenyawa dari waktu kewaktu dan rumusannya jelas tegas tertulis diatas batu.*

Sajak karya MA Bagayo, Juli 2015, Kemlaka Gede Kota Udang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.