Sebagaimana berita yang diturunkan oleh BBC Indonesia di tanggal 25 Pebruari 2015 berdasarkan hasil tim peneliti pendidikan yang berasal dari Universitas Salford menyimpulkan bahwa tata letak, konstruksi dan dekorasi ruang kelas memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan membaca, menulis, dan berhitung murid-murid sekolah dasar. Tim peneliti menyampaikan hasil temuannya bahwa cahaya alami, suhu, dan desain ruang kelas yang individual dinilai mempengaruhi kemampuan akademis para murid-murid SD di Inggris. Kesimpulan hasil riset itu didapat setelah para peneliti melaksanakan survei terhadap 153 ruang kelas di 27 sekolah yang benar-benar berlainan selama tiga tahun terhadap perbedaan karakteristik fisik ruang kelas berkaitan dengan perkembangan kemampuan belajar 3.766 murid selama setahun.

Ruang kelas BBCOleh karenanya ruang kelas yang didesain dengan baik dapat meningkatkan kemampuan akademis murid-murid sekolah dasar. Berbeda dengan fitur bangunan sekolah, seperti fasilitas dan ukuran, memiliki dampak namun lebih kecil jika dibandingkan dengan desain ruang kelas. Lantas bagaimanakan desain yang baik itu? Penulis laporan tersebut, Profesor Peter Barrett, mengatakan terdapat tiga faktor utama untuk desain yang baik, yakni individualisasi, stimulasi, dan situasi alami.

Faktor terakhir merupakan yang paling signifikan, karena “Manusia pada dasarnya adalah hewan, dan otak mereka merespons dengan baik terhadap kondisi alam yang baik,” kata Prof Barrett.

Tim peneliti mengatakan bahwa jumlah stimulasi visual, misalnya papan peraga di dinding kelas merupakan hal penting dipertimbangkan dalam jumlah yang tepat, artinya tidak kurang namun juga jangan berlebihan, demikian menurut Prof Barrett.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.