RSS
Facebook

Kampanye K3

IMG20190422071717Pada berbagai dunia industri tidak jarang begitu sulit mempromosikan agar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menjadi satu kesatuan dibenak dan didada para pekerja. Sebetulanya ada cara efektif agar message K3 mampu membentuk perilaku para pekerja dari level terburuk sekalipun, yaitu melalui kampanye K3 yang terstruktur, masif dan berkelanjutan.

Kampanye K3 adalah cara efektif untuk menyebarkan pesan terkait keselamatan dan kesehatan kerja kepada semua lapisan masyarakat di lingkungan kerja terutama staff dan pekerja.

Secara sadar atau tidak, sedikit atau banyak, kita semua dipengaruhi oleh periklanan atau reklame yang ada disekitar kita. Pengaruh itu akan ada pada setiap individu sampai dengan level tertentu, dengan kata lain ada pengaruhnya meski tak sama level pengaruhnya.

garuda iklanCoba bayangkan perjalanan kita sehari-hari dari rumah ke tempat kerja dan sebaliknya, perjalanan kita didalam perkotaan, atau melalui smartphone maka kita pasti menemui atau melihat iklan dan kampanye yang ditempatkan secara strategis ditempat-tempat tertentu. Periklanan dijalanan maupun di smartphone dan media lainnya akan mempengaruhi setiap yang melihatnya atau yang membacanya. Periklanan tersebut adalah kampanye dimana dibumbui dengan slogan-slogan yang menarik dan desain yang unik. Nah, cara-cara dan prinsip-prinsip yang sama inilah mari kita adopsi dan digunakan ketika mempromosikan K3 di tempat kerja.

Sejarah kampanye K3

Asal mula kampanye K3 di mulai di negara Inggris pada awal tahun 1900-an. Kala itu pertama kali ditujukan untuk meningkatkan kesadaran para pekerja kereta api dengan menggunakan sebuah buku peraturan K3 namun pada akhirnya gagal dalam mencegah kecelakaan.

Pada tahun 1913, Great Western Railways memperkenalkan “Safety Campaign” di sebuah majalah. Kampanye yang bertujuan mengurangi kematian dan cedera di tempat kerja dalam bentuk poster dan foto yang memiliki kemampuan untuk menjangkau audiens secara menyeluruh.

 

Apa itu kampanye K3?

Kampanye K3 merupakan langkah-langkah nyata yang terstruktur untuk mencapai tujuan tertentu. Kampanye K3 ini dapat ditungkan pada berbagai media untuk meningkatkan kesadaran tentang topik tertentu dan pada akhirnya diharapkan dapat membentuk perilaku seperti yang ditargetkan.

hotw9Tidak ada aturan baku tentang cara menjalankan kampanye K3. Kita bisa memilih media-media mana saja yang paling tepat digunakan. Ada media banner, poster, bulletin, notice board, foto, video, atau kombinasinya. Atau gabungannya dan disebarkan dengan banyak aplikasi gadget yang ada saat ini.

Mengapa mengkampanyekan K3?

Berdasar pengalaman di level manajemen lebih dari 20 tahun memang telah terbukti bahwa mengkampanyekan K3 merupakan cara yang efektif dalam menyampaikan pesan baik terhadap para staff maupun level pekerja.

Isi pesan atau informasi meski hanya singkat namun dapat mempengaruhi bahkan menginspirasi, memotivasi dan mendidik mereka menuju apa yang telah ditargetkan.

Persiapan Kampanye K3

Kampanye K3 tidak serumit kampanye politik. Meski demikian prinsip-prinsip ilmiah, logis, jujur dan adil tetap merupakan unsur yang wajib ada dalam kampanye K3.

Bermodal memahami sumberdaya yang ada, seberapa jauh aset yang perusahaan punyai, seberapa tinggi tingkat pendidikan para pekerja, anggaran, kapan waktu peluncuran, apa tergetnya, memperkuat jaringan horizontal maupun vertikal, mengetahui aktifitas apa yang sedang dan akan mereka kerjakan maka kita dapat menentukan besaran skala dan topik kampanye.

Jangan lupa, kita perlu mempertimbangkan kampanye dengan tingkat bahasa dan media apa yang paling mudah dicerna mereka.

Sekali lagi kampanye K3 adalah alat yang efektif untuk meningkatkan kesadaran para pekerja dalam usaha mencapai target-target khususnya target K3 perusahaan.

Pilihan media

Banyak pilihan untuk menyampaikan pesan K3 kepada para staf dan pekerja. Pilihlah media yang paling tepat atau kombinasi dari beberapa yang memungkinkan. Pertimbangkan media kampanye yang tepat untuk staff di kantor dan para pekerja di lapangan.

Pilihan media kampanye bisa saja berupa selebaran, bulletin, banner dan poster ditempatkan di tempat-tempat strategis di mana terdapat keramaian seperti kantin, ruang lobby, ruang rapat, toilet, lift, tempat merokok dan lain-lain.

Intranet adalah alat lain yang sangat jitu, menjangkau audiens yang besar dan biasanya bentuk informasi pertama yang dilihat karyawan ketika mereka masuk ke sistem komputer mereka.

Seminar, lokakarya, dan konferensi juga merupakan media kampanye yang memberikan kesempatan untuk tidak hanya menginformasikan soal pesan K3 namun juga dapat berinteraksi aktif dengan para audiens.

posterMedia sosial sudah berkembang di era digital dimana hal ini bisa dijadikan media kampanye seperti Facebook, Twitter, Whatsapp, Linkedin, Instagram dan YouTube. Pilihan media sosial ini dapat menekan anggaran biaya karena pesan dapat dikirimkan begitu cepat dan dengan biaya yang relatif rendah. Mereka dapat diakses dalam beberapa cara seperti melalui perangkat smartphone atau tablet, secara signifikan memperluas potensi jangkauan kampanye.

Evaluasi kampanye

Keberhasilan suatu program dapat diketahui berhasil atau tidak jika dilakukan evaluasi secara profesional.

Evaluasi, apakah pesan sampai ke target orang-orang yang dituju? Apakah pesan dalam kampanye bisa dipahami? Apakah dapat merubah perilaku para target dari kampanye?

Langkah-langkah kuantitatif adalah langkah tercepat dalam evaluasi meski demikian jika waktu dan tenaga mencukupi maka dapat pula diperkuat data qualitative.

Mengumpulkan umpan balik tentang pesan dan pencapaian target kampanye akan menunjukkan apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki untuk kampanye keselamatan berikutnya.***




Leave a Reply

You might also likeclose
%d bloggers like this: