riniApa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata kuliah dan kerja? Terbersit dua hal yang sangat  bertolak belakang, bukan? Jawaban sederhana yang paling sering dilontarkan kebanyakan orang adalah “kuliah = belajar” sedangkan “kerja = mencari uang”. Pada dasarnya tidak ada yang salah dengan jawaban tersebut, tetapi secara teori kuliah dan kerja memiliki hubungan erat. Di masa kuliah kita dibekali ilmu yang akan berguna ketika memasuki dunia kerja. Setidaknya begitu yang saya pahami ketika masih berstatus mahasiswa. Setelah lulus dan mendapat gelar sarjana, teori tersebut belum berubah. Namun memasuki dunia kerja, saya mulai membuktikan bahwa teori tersebut tidak sepenuhnya benar.

Saya adalah seorang Sarjana Kesehatan Masyarakat dengan penjurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Setelah lulus, saya bekerja sebagai seorang HSE Officer. Profesi saya menuntut cukup banyak pengetahuan mengenai dunia konstruksi karena untuk mengetahui hazard (bahaya) di lapangan, saya harus memahami lebih dulu bagaimana proses suatu pekerjaan dilakukan dan risiko-risiko yang mungkin membahayakan pekerja ataupun lingkungan sekitarnya. Pengetahuan ini belum pernah saya dapatkan sebelumnya di universitas dan disinilah kemuan saya untuk belajar sangat dituntut.

riniiSemasa kuliah, Saya hanya dibekali dengan teori-teori mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara umum, seperti dasar hukum, teori pelaksanaan K3, teori-teori penyebab kecelakaan, sistem manajemen risiko, dan lain sebagainya, tetapi semuanya hanya dikenalkan secara umum. Begitu memasuki dunia kerja, Saya mengalami panic attack karena banyak hal yang belum saya ketahui mengenai seperti apa bekerja di dunia konstruksi yang menggunakan berbagai macam alat berat seperti crane, skylift, excavator, dan lain sebagainya yang dalam proses kerjanya sangat berisiko menimbulkan kecelakaan kerja jika tidak berhati-hati dan bekerja dengan benar. Memasuki dunia kerja saya merasakan dituntut untuk bisa belajar dengan cepat.*

Septiarini Rizki, alumnus FKM UNSRI Palembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.