RSS
Facebook

Lorong Waktu – 1

lorongwaktu-1Ku slalu menanti disini bersama dengan segala mainanKapal Otok-otok. Read more ... » kalian yang tertinggal ……

Goresan sejarah yang meluka tanpa cucuran darahMahapatih Gajahmada Kerokan Juga?. Read more ... » telah kucatat beberapa saat setelah kepergian kalian yang tanpa lewati pintu ataupun jendela. Tanpa ciuman dan tanpa kata-kata. Semua ada seketika tiada

Beberapa bendaGuru Tamu Itu Pilihan. Read more ... »-bendaGuru Tamu Itu Pilihan. Read more ... » milik kalian yang tertinggal bagai barang tak bertuan, berserak dimana-mana. Di ruang tamuGuru Tamu Itu Pilihan. Read more ... », di kamar kalian, di kamarku, di meja makanPerut Buncit Saya Suka. Read more ... », di ruang tv, di dapur, dan dimanapun terutama diruang mainWisata Alam Muara Enim. Read more ... ». Semuanya terekam dimata yang seolah-olah bisa saja diputar ulang setiap saat terutama dikala aku dan jelmaan kalian bersatu dalam senandung kerinduan mendalam

Rindu beratMotor Grader. Read more ... » seberat memikul bumi adalah kata yang sangat mudah terungkap kala beberapa hari selepas kalian pergi. AromaAroma Bak Wudlu. Read more ... » keringatTubuh Kita Butuh Air. Read more ... » kalian mewangi masih melekat disarung bantal, dikarpet ruang tv, dicelah angin-angin musolah dan dinding tembok rumahWisata Religi Di Dataran Tinggi. Read more ... ». Meski tertiup angin, semerbak keringatTubuh Kita Butuh Air. Read more ... » itu sebagian besarMenentukan Pilihan. Read more ... » terjebak dalam lubang hidungku. Kalian tak mungkin jauh dari nafasku

Ku slalu menanti disini bersama dengan segala mainanKapal Otok-otok. Read more ... » kalian yang tertinggal ……

Agar kepergian yang tanpa basa basi ini tak terus membisu, satu-satu mainanKapal Otok-otok. Read more ... » tertinggal itu kukirim kepada kalian. Kalian telah pergi kalian terbang tanpa sayap, jangankan sayap, tulang sayappun kalian tak punya. Sayap-sayap burung hantu itulah telah mengepakkan untuk kalian, kuyakin saat melayang digelap malamBayangan. Read more ... » mata kalian terpejam ketakutan dengan seribu pertanyaanPertanyaan-pertanyaan umum. Read more ... ». Mungkin hanya terbesit sedikit kegembiaraan pada kalian saat dapat dari atas melihat awan-awan. Pergilah 3 malaikat kecilku. Pergilah, pergilah kalian sebab itu waktunya pergi buat kalian. Jangan ragu pergilah: nasihatku, sabar dan dinikmati. Diriku telah beranjak tak ragu lagi atas kepergian kalian semenjak riwayat ashabul kahfi kupahami.

Rembulan malamBayangan. Read more ... » datang dan pergi tiada kuhitungi lagi. Aku tetap disini menanti kalian bersama mainanKapal Otok-otok. Read more ... » kalian yang tersisa. Inikah berulangnya riwayat ashabul kahfi yang menjalani menembus waktuWaktu dan Usia. Read more ... », dimana telingaJanji Dinda dan Dhina. Read more ... »-telingaJanji Dinda dan Dhina. Read more ... » mereka ditutup beratus tahun didalam sebuah gua?

Tujuh hari tujuh malamBayangan. Read more ... » kudengar dari seorang kawan yang ilmuwan fisikaCermin. Read more ... » quantum. Panjang lebar ia jelaskan riwayat ashabul kahfi, kata kawanku itu, kepergian kalian itu hanyalah dalam cakupan ilmuMenentukan Pilihan. Read more ... » teori perputaran, teori resonansi gelombang suara, teori relativitas, teori arus listrikEnergi Panas Bumi. Read more ... », teori turbulensi, dan teori-teori lain dari bukuBelajar Di Pinggir Jalan Umum. Read more ... » tebal sumberIlmu Itu Mulia. Read more ... » segala ilmuMenentukan Pilihan. Read more ... » tuntunan utama kehidupan. Kepergian kalian adalah bagianExcavator. Read more ... » dari ilmuMenentukan Pilihan. Read more ... » dan ketentuan TuhanJempol Turut Menentukan Arah Hidup. Read more ... ». Pergilah, sabar dan dinikmati. Janganlah sedikitpun merasa khawatir sebab disini aku selalu menanti kalian kembali. DoaMelatih Anak Berani Tampil dan Berbicara Di Depan Umum (Bagian – 2). Read more ... » panjangku adalah kendaraan tuk menjemputmu. Kalian disana bersama Lindungan TuhanJempol Turut Menentukan Arah Hidup. Read more ... ». Tunduklah hanya padaNya sebab Dialah yang mengatur kita dalam pertemuan terpanjang diwaktu mendatang yang segera menjelang.*

 

Sajak karya MA Bagayo, Juli 2015, Kawasan Kalidoni Palembang.



Leave a Reply

You might also likeclose
%d bloggers like this: