porter kai2Sudah disebutkan di postingan SEBELUMNYA bahwa umur porter di stasiun diperkirakan rata-rata 35 tahun, ini artinya bisa saja ada yang berumur jauh dibawah atau pun jauh diatas 35 tahun. Kita tahu, bahwa para porter stasiun perlu fisik yang prima. Mereka harus gesit seperti cheetah, bisa sprint dan lihai melompat dari peron keatas gerbong kereta yang sedang laju.

Selain hal diatas itu para porter stasiun juga setidaknya harus kuat untuk mampu memanggul beban dengan berat tertentu.

Bisa sprint dan melompat tentunya hanya bisa dilakukan oleh para porter yang berumur dibawah 40 tahun, sedangkan yang merasa sudah berumur tidak akan melakukannya.

porter kai1Saat-saat sepi dari penumpang yang hendak berangkat dan penumpang yang datang atau saat sedikit penumpang yang membawa barang berlebih maka para porter tetap setia di stasiun menunggu kesempatan itu datang. Di saat-saat menunggu para porter bisanya berkumpul ditempat tertentu di area stasiun, namun ada yang tetap terus berjalan kian kemari dan ada juga yang duduk menyendiri. Bisa jadi mereka sedang berfikir tentang libur lebaran yang sedang berjalan atau sedang memikirkan biaya tahun ajaran baru bagi pendidikan anak-anaknya.

Arus balik sudah tiba saatnya, para porter akan dengan hangat menyambut para pemudik yang kembali datang di Ibukota. Arus mudik dan arus balik akan segera berlalu, stasiun akan kembali normal seperti sediakala, tinggal kepadatan penumpang saat weekend jadi andalan para porter khususnya porter stasiun kereta di Ibukota.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.