Ngabuburit, ooohh ngabuburit. Bulan puasa dan ngabuburit tidak bisa dipisahkan. Aktifitas ngabuburit banyak ragamnya seperti baca Alquran, memperdalam ilmu agama, baca buku, buka internet, shopping, dll. Tempat-tempat ngabuburit juga banyak seperti masjid, alun-alun, pantai, balai desa, tanah lapang, area pesawahan, kolam pancing, kamar pribadi pekarangan rumah dan masih banyak lagi termasuk mall atau pertokoan. Ngabuburit di mall dan pertokoan biasanya didominasi kaum hawa. Pernah gak ngabuburit di perkampungan batik? Kalian suka baju batik kan?! Batik Indonesia makin mendunia lho, apalagi sejak UNESCO mengumumkan bahwa batik Indonesia merupakan warisan budaya dunia, dan pemerintah RI pun menyatakan bahwa tanggal 2 Oktober adalah sebagai Hari Batik Nasional.




Batik Indonesia mendunia

bham ultah2015 batikPercaya gak kalo batik punya kita ini kian hari kian membumi di bumi pertiwi. Coba dech ketik ‘batik’ di mbah google maka pasti ditemukan ribuan bahkan jutaan situs yang membahasnya, belum lagi yang jualan online. Coba dech lihat-lihat gambar-gambar batik dengan gaya kekinian, wow…, kerennya minta ampun!

Manusia Indonesia tak bisa lepas dari busana batik. Dalam sehari aja kita keluar rumah, selalu aja kita lihat satu dua orang yang pake baju batik, apalagi kita pergi ketempat kenduri atau pesta.

Para pemakai baju batik di Indonesia tidak lagi didominasi para orang tua namun para kawula muda bisa bergaya dengan batik, bahkan anak-anak pun banyak yang memakai baju berbahan dasar batik. Apa buktinya anak-anak Indonesia berbaju batik? Gampang buktiinnya. Seragam sekolah PAUD, SD, SMP, SMA mereka hampir pasti ada baju seragam batiknya. Bahkan anak-anak balita Indonesia lagi tidur aja pake baju batik, piyama yang mereka pake memang terbuat dari kain batik!

Nah, jadi batik memang membumi di negeri ini. Para pemakai busana batik tidak pandang umur, tidak pandang etnis, tidak pandang status sosial, tidak pandang tempat juga lho… termasuk di kolam renang ada baju renang bermotif batik!

Pemahaman kain batik adalah kuno atau sesuatu yang ketinggalan zaman telah hangus di jiwa anak muda zaman sekarang, yang ada dibenak mereka bahwa batik adalah warisan budaya bangsa yang harus dipelihara dan selalu dibanggakan. Hal itu bukan sekedar asal tulis namun banyak bukti yang dapat dijadikan fakta bahwa para kawula muda cinta batik. Kita ambil satu contoh yang paragraf diatas: seragam sekolah!

Contoh lagi, motif batik sekarang tidak hanya berupa busana melainkan juga dapat berupa tas, sapu tangan, ikat pinggang, dompet, kaos, sepatu, sandal, jas, taplak meja, sprei, sarung bantal & guling, gelas, piring, wall paper, bungkus kado. Maaf canda dikit, kain kafan aja yang gak pake motif batik tapi kalau maskapai penerbangan ada yang namanya Batik Air.

Contoh lainnya yang membuktikan bahwa para kawula muda Indonesia mencintai batik adalah berkembangnya batik dalam dunia fashion. Tidak sedikit para designer Indonesia dengan keterampilan dan seni kreatifitasnya mendisain busana dan mempromosikan batik. Beberapa tahun terakhir batik mengalami perkembangan dalam dunia mode & fashion baik tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu designer Indonesia, Poppy Karim, mengenalkan karya batiknya pada tanggal 28 Mei 2016, dalam event Festival Indonesian Weekend, di Potters Field Park, London, Inggris. Ini menunjukkan batik hasil karya bangsa Indonesia telah mendunia.

Designer Indonesia yang sering mengusung batik tidak hanya Poppy Karim, masih banyak lagi, sebut saja Iwan Tirta (alm), Aji Bram, Priyo Oktaviano.

 

Lebaran, bergaya dengan batik?

ddnNah, melihat reputasi batik yang mendunia akankah kalian berbusana batik di lebaran tahun 1437H ini? Meski baju baru bukanlah hal utama untuk merayakan hari kemenangan bagi umat Islam namun tak ada salah jika bergaya dengan batik dijadikan pilihan. Sebab dalam fashion umum di Indonesia sekarang ini telah banyak kain batik yang dirancang dengan gaya modern dan penuh kreatif dalam mengeksplorasi motif batik klasik menjadi nampak kekinian.

Sebagai tuan rumah dalam hal batik, kita yang tidak berkecimpung dalam prosesi pembuatan batik, tidak terlibat dalam desain busana batik, juga tidak terlibat dalam distribusi batik maka tak salah jika kita mencoba berkontribusi dengan setidaknya tahu apa sih batik itu? Bagaimana sih sejarah singkat batik di Indonesia? Yuk kita baca yang dibawah ini.

 

Definisi batik

Kata batik menurut buku Batik Klasik yang ditulis oleh Hamzuri batik bermakna merupakan suatu cara menghias kain dengan cara menutup bagian-bagian tertentu dengan bahan-bahan tertentu sebagai penghalang atau perintang. Sedangkan secara etimologi berdasar dari Wikipedia kata batik berasal dari bahasa Jawa yakni terdiri dari ‘amba’ dan ‘titik’. Jika itu betul peng-akronim-an batik maka nyaris serupa dengan ‘tarling’ yang berasal dari kata ‘gitar’ dan ‘suling’. Kita tahu tarling merupakan kesenian tradisional dari daerah Cirebon.

 

Sejarah batik

batik1055Perbatikan di Indonesia telah berkembang sejak abad XVII yang dilakukan diatas daun lontar. Sejarah batik tidak lepas dari Kerajaan Majapahit dan penyebaran agama Islam di Jawa. Menurut cataan sejarah ‘canting’ alat membatik ditemukan di daerah Kediri (jawa Timur) telah ada sejak abad XI. Pada perkembangannya batik dari mulai gambar-gambar berupa tetumbuhan dan binatang hingga berupa motif awan (mega), wayang, candi, dan lain-lain sampai pada motif-motif yang kita kenal seperti sekarang ini, yakni batik diatas kain.

Corak dan motif batik sangat beragam tergantung budaya, tradisi, filosofi dan geografi daerah penghasil batik. Batik berawal ada dalam area kerajaan. Hanya sebagai pakaian raja-raja dengan para keluarganya yang kemudian hampir menyeluruh lingkungan kerajaan. Kemudian meluas ke area diluar lingkungan raja, yakni penduduk sekitarnya. Pengrajin pun tumbuh terutama para ibu rumah tangga. Bahan-bahannya pun masih sangat tradisional dari tetumbuhan dan tanah liat.

Batik merupakan khas Indonesia. Batik tulis menurut sejarah booming pada abad XVIII – XIX. Pada permulaan XIX batik cap mulai dikenal. Saat pecah perang Diponegoro di Jawa yang terjadi antara tahun 1825 – 1830 banyak para pengrajin batik tersebar kearah Jawa bagian Timur dan Jawa bagian Barat. Mojokerto, Tulungagung, Gresik, Surabaya dan Madura merupakan arah Timur, sedangkan kearah Barat seperti daerah-daerah Banyumas, Kebumen, Pekalongan, Tegal dan Cirebon.

Dinamika corak dan motif batik di Indonesia dipengaruhi pergaulan pengrajin dengan bangsa-bangsa lain yang ada di Indonesia seperti Cina, Melayu, Arab, India, Belanda dan Jepang.




Seni batik meluas hingga negara jiran, Malaysia, khususnya di negeri Kelantan dan Trengganu sekitar 1910-an.

Hari Batik Nasional selalu diperingati pada setiap tanggal 2 Oktober. Ketetapan badan dunia, UNESCO, yang membidangi budaya, pendidikan, ilmu pengetahuan yang mengakui bahwa batik Indonesia merupakan warisan budaya dunia. Maka pada tanggal 2 Oktober para pejabat tinggi, pegawai negeri sipil, karyawan swasta hingga pelajar memperingati dengan mengenakan busana batik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.