supiroTransportasi umum dapat berupa becak, ojek sepeda motor, getek penyebrangan sungai, angdes, angkot, taksi, bus, kereta api, kapal laut, pesawat terbang. Sebagian besar kita pernah merasakan jasa transportasi umum, bahkan sebagian dari kita adalah pelanggan jasa transportasi umum tersebut. Transportasi umum tidak mungkin dipisahkan dari kehidupan manusia hingga saat ini.

Transportasi umum merupakan ajang mencari nafkah hingga menjadi bagian bisnis berskala besar. Bisnis penyedia jasa transportasi terus tumbuh, baik di pedesaan ataupun perkotaan. Persaingan bisnis jasa transportasi umum  sangat terasa jika memasuki lingkup kota besar. Persaingan itu tidak hanya antar pemilik bisnis, namun persaingan dapat terjadi sampai level para eksekutor dilapangan yakni para sopir. Kita sama-sama tahu di Jakarta pada Selasa tanggal 22 Maret 2016 terjadi demo terkait jasa transportasi umum. Demo muncul karena adanya inovasi pemanfaatan kemajuan dunia teknologi gadget dan digital, jasa transportasi on-line. Dimana dengan sistem on-line ini dapat menekan biaya yang dibebankan kepada customer atau penumpang.




Persaingan bisnis transportasi umum pasti bersaing memperebutkan hati calon penumpang. Pebisnis jasa transportasi umum akan sangat tergantung pada penumpang. Kita yang berposisi sebagai penumpang tentu akan memilih jasa angkutan mana yang paling efisien bagi kita, betul kan?!

Efisien tersebut diatas meliputi segalanya, yakni efisien rute alias jarak tempuh, efisien waktu termasuk anti macet, efisien dari besarnya ukuran alat transportasi dan ujung-ujungnya yang terpenting adalah efisen biaya.

Kita sering dengar bahwa pembeli adalah raja. Penumpang itu juga pembeli kan?! Pembeli jasa! Ya, penumpang itu raja, ia dapat sesuai seleranya memilih jasa transportasi umum mana yang akan digunakannya. Memilih jasa transportasi umum merupakan hak penumpang, siapapun tak ada yang dapat memaksa. Sekali lagi yang namanya penumpang itu raja, raja bagi para sopir jasa transportasi baik roda dua maupun lebih. Keputusan para raja (penumpang) akan sangat mempengaruhi dinamika bisnis penyedia jasa transportasi yang ditinggalkan oleh para raja tersebut.

angkotBanyak bukti bahwa penumpang itu raja, ambil contoh, jika seseorang berdiri ditepi jalan melambaikan tangan dihadapan sebuah angkutan perkotaan (angkot) yang sedang bergerak maka sopir angkot itu akan berhenti. Sopir angkot mengerem dan berhenti menuruti kehendak calon penumpang, ini bukti penumpang adalah raja. Sang sopir angkot berusaha menghentikan kendaraannya dengan memposisikan pintu angkotnya tepat didepan calon penumpangnya dengan maksud agar si penumpang dapat naik dengan mudah, ini juga bukti penumpang di-raja-kan oleh sopir. Saat penumpang memasuki badan angkot dan duduk maka barulah sang sopir memijak pedal gas dan bergerak, ini menunjukkan sang sopir menghormati penumpang karena penumpang adalah raja. Saat penumpang yang berada dalam angkot kemudian berteriak “kiri” maka sang sopir akan menghentikan angkotnya, ini menunjukkan lagi-lagi sang sopir menuruti kehendak sang raja. Saat usai turun dari angkot sang raja pun memberi upah kepada sang sopir yang telah patuh terhadap kehendak ‘raja’nya.

dilarang bicara dg sopir

Bagai seorang raja sungguhan, meski dia seorang raja dia menempatkan sebagian keselamatannya nyawanya kepada para pengawalnya. Begitupun raja yang nota bene penumpang menyerahkan sebagian nyawanya ketangan para sopirnya. Sikap sopir yang faham, mematuhi etika dan aturan umum berlaluintas dijalan umum maka nyawa para raja ini akan terjaga lebih baik daripada sopir yang tidak faham aturan umum dijalanan dan akibatnya sering ugal-ugalan.




Sopir ugal-ugalan bisa diartikan juga tidak fokus pandangan sang sopir kala menyetir misal karena asyik bermain hp. Ulah sopir demikian telah memberikan catatan pada kita dengan adanya beberapa angka kecelakaan dan sejumlah nyawa meregang, nyawa para penumpang! Apakah harus demikian perlakuan seorang hamba (pengendara/sopir) kepada rajanya?***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.