Oooo

Pemandangan orang tertidur sangat mudah ditemui diatas commuter (kereta KRL) di Jabodetabek.

Mereka mudah tertidur karena kebanyakan dari mereka berangkat kerja/kuliah kala masih gelap pagi dimana tidur malam dirasa masih kurang. Atau mereka pulang kerja/kuliah terlalu malam belum lagi jika kondisi sangat lelah karena seharian beraktifitas. Jika kondisi tubuh seperti itu maka sang kantuk mudah hinggap pada diri seseorang. Kita tahu ‘kan, udara didalam commuter itu nyaman, dingin ber-AC.

Saat kita tertidur maka kita menjadi tidak sadar tentang kita sendiri, termasuk kita pun tak sadar selama tertidur mulut kita terbuka selebar ‘mulut kuda nil yang sedang menguap’. Meski demikian telah banyak penumpang commuter yang menyadari hal ini, sehingga beberapa diantara mereka yang merasa dirinya akan tertidur diatas commuter mereka telah membawa masker, atau kupluk. Masker dan kupluk berfungsi menutup bagian mulut, sehingga saat tertidur biar mulut terbuka lebar namun tak nampak dari luar!

Mungkin ada yang lupa bawa masker atau kupluk, maka diantara mereka ada yang menutup bagian mulutnya dengan menggunakan sapu tangan. Kenapa mereka berbuat demikian? Karena mereka ingin tetap nyaman tidur sekaligus berusaha tidak mengganggu pemandangan bagi penumpang lain.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.