Banyak orang dewasa gelisah karena masalah perut. Bukan sekedar karena masalah pencernaan, sembelit,  atau kembung, namun juga karena perut buncit. Perut buncit bikin masalah? Masalah apa yang bikin perut buncit?

buncitKenapa orang bisa buncit perutnya? Perut buncit atau perut gendut dalam bahasa kedokteran dikenal dengan istilah obesitas perut, obesitas abdominal atau obesitas sentral. Penyebab perut buncit banyak kemungkinannya.  Bisa jadi perut buncit dikarenakan sering minum minuman berakohol, makan dalam porsi berlebihan yang tidak sesuai dengan aktifitas, ngemil atau makan terlalu malam, tidur seusai makan, minim olah raga, dan masih banyak lagi. Bisa juga karena ada riwayat obesitas bahkan galau atau stres pun dapat mengakibatkan impak perut menjadi buncit. Stres dapat mengakibatkan turun berat badan secara singkat namun dapat juga menaikkan berat badan dan perut buncit, hal ini terjadi karena adanya ketegangan mental dan emosional seseorang.

Mari kita membandingkan dua orang, taruh nama mereka Dian dan Dina. Mereka berdua makan dalam jumlah dan frekwensi yang sama namun hasilnya bisa beda, Dian gemuk (buncit) sedang Dina tetap kerempeng. Kenapa bisa begitu? Frekwensi makan yang sama belum tentu sama juga frekwensi aktifitasnya. Tingkat stres diantara mereka pun bisa tak sama.

Makanan apa sih yang gak bikin perut jadi buncit? Apa makan sayur-mayur atau hehijauan bisa bikin terhindar dari perut buncit? Kita tahu bahwa kerbau, gajah, kuda nil, badak makanannya cuman rumput dan sejenisnya tapi kok bisa gendut perutnya. Perlu diketahui bahwa rumput dan sejenisnya juga merupakan karbohidrat. Rumput banyak memiliki serat yang disebut selulosa. Selulosa juga merupakan karbohidrat dari golongan polisakarida, memiliki atom C, H dan O. Tubuh manusia tak memiliki enzim selulase untuk mencerna serat sedangkan kerbau dan kawan-kawan memiliki enzim selulase yang berfungsi merubah serat menjadi glukosa. Glukosa merupakan karbohidrat dari golongan monosakarida. Perlu diingat juga, manusia itu omnivora sedangkan kerbau dkk itu herbivora.

Sebenarnya apa sih isi perut orang yang buncit perutnya? Lemak. Jika lemak ini ukurannya terlalu besar di dalam perut maka sudah pasti akan menyebabkan resiko pada penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, atau juga terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang akhirnya mengganggu kinerja dari jantung. Semakin berlebih lemak dalam perut maka akan semakin besar juga resiko untuk terserang penyakit-pernyakit tersebut.

buncitsApakah perut buncit menyiksa aktifitas para pemiliknya? Sangat mungkin ya. Tapi mari kita simak yang sedang saya tulis ini. Sejak kecil saya senang kalau melihat orang gendut atau buncit perutnya. Entah yang buncit perutnya itu cowok ataupun cewek, entah anak kecil ataupun orang dewasa, pokoknya gendut, gemuk, gembrot, buncit atau entah apalagi istilahnya yang jelas saya senang melihatnya. Gendut itu lucu, gemuk itu menggemaskan, gembrot itu bisa bikin ketawa, buncit itu bikin geli.

Ditempat kerja sekarang ini saya memiliki teman yang gendut dan buncit perutnya berjumlah sekitar 25% dari total karyawan, sungguh angka yang tinggi. Jika saya berada ditengah mereka saya seperti anak kecil yang sedang mandi bola. Menyenangkan!*

*Narasumber: dr. Heleni Mirana.
2 thoughts on “Perut Buncit Saya Suka”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.