RSS
Facebook

Pisang Diatas Nanas

pisang diatas nanasJika ada pisang diatas nanas, maka itulah buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » pisang yang berada diatas buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » nanas. Ia bukanlah hal yang istimewa, semuanya biasa saja. Tak perlu dikeramatkan dan tidak boleh mengkeramatkan, apalagi dicampur asap kemenyan atau sejenisnya sebagai persyaratan mencapai tujuan dengan cara sesat.

BuahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » pisang dan buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » nanas adalah sebagian ‘teramat sangat-sangat’ kecilTertawa. Read more ... » dari penciptaan langit dan bumi oleh AllahWaktu dan Usia. Read more ... » dalam 6 hari. FirmanNya, “Dan sungguh, Kami telah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari, dan Kami tidak merasa letih sedikit pun“. (QS. Qaf: 38).

Aku mempunyai kawan lama, kawan satu kos dimasa kuliahSetelah Lulus Sekolah Hendak Kuliah?. Read more ... » dulu. Ia selalu menyusun buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... »-buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » kesayangannya selalu seperti itu, buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » pisang selalu diletakkan diatas buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » nanas. Selalu begitu dan begitu selalu dari waktuWaktu dan Usia. Read more ... » ke waktuWaktu dan Usia. Read more ... ». “Pokoknya harus begitu!”, bentak kawanku disuatu waktuWaktu dan Usia. Read more ... ».

Pernah suatu hari aku bertanya untuk kesekian kali kepada kawanku itu, kenapa harus pisang diatas nanas? Ia tak mampu menjelaskan secara teknis ataupun pembuktian empiris. Ia hanya menunjukkan warna merah di wajahnya dan terbaca kegelisahan dengan pertanyaanku itu. Akupun menjadi tidak bergairah menggali alasannya, kenapa harus pisang diatas nanas?

Dari hari ke hari aku jadi ingin terus mengamati kenapa kawanku itu selalu meletakkan buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » pisang diatas buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » nanas. Aku hanya curious dan ingin membuktikan secara empiris kenapa harus begitu. Dia selalu meletakkan buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... »-buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » kesayangannya dengan susunan ‘pisang diatas nanas’ selama bersama diriku di rumahJanji Dinda dan Dhina. Read more ... » kos yang kami tempati.

Dihari-hariku saat itu, aku iseng-iseng saja menghubungkan rasa penasaranku “kenapa harus pisang diatas nanas” dengan berbagai ilmuTertawa. Read more ... » yang ada dalam diriku, semampuku, dan pastinya sesempatku disela-sela kesibukan kuliahku. Aku coba menghubungkan ‘pisang diatas nanas’ dengan ilmuTertawa. Read more ... » fisikaCermin. Read more ... » seperti grafitasi, beratBulldozer. Read more ... » jenis suatu zat dan lain-lain, hasilnya nol besarMenentukan Pilihan. Read more ... ». Aku kaitkan dengan ilmuTertawa. Read more ... » biologi, aku bertukar fikiran dengan salah satu kawanku yang lain yang saat itu mahasiwa MIPA Biologi, ia hanya menjawab “ah, nggo opo dipikir, suwe-suwe kowe gendheng dhewe” (ah, buat apa dipikir, lama-lama kamu gila sendiri).

Aku coba menghubungkan dengan ilmuTertawa. Read more ... » lain yakni ilmuTertawa. Read more ... » ekonomi, kesimpulannya tak ada sama sekali hubungannya. Aku berkonsultasi dengan ibu dokterAl Aqobah1 Palembang. Read more ... » Endah Dewati langgananku saat aku ada kesempatan datang berobat kepadanya, malah jawabannya “jangan-jangan kamu sakitRambut & Kuku Dipotong Tak Terasa Sakit, Kenapa?. Read more ... » gara-garaMobile Phone @ Construction Site. Read more ... » memikirkan pisang diatas nanas?”

Aku berfikir, mungkin ‘pisang diatas nanas’ ada hubungannya dengan IlmuTertawa. Read more ... » Bahasa khususnya pantun. Saat itu aku utak-atik ‘pisang diatas nanas – hatiMenggapai Cita-cita!. Read more ... » gersang karena uangNge-blog Menghasilkan Uang: Bohong!. Read more ... » panasWisata Alam Muara Enim. Read more ... »‘ atau ‘buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » pisang diatas buahDurian Di Kebun Karet. Read more ... » nanas – hatiMenggapai Cita-cita!. Read more ... » senang dapat undian tabanas‘. (Tabanas = tabunganBangkit dari Keluarga Broken Home! (Part-3). Read more ... » nasional). Ahh, benar-benar makin jauh dari pembuktian empiris.

Di tahun ke-3Persiapan Menyambut Datangnya 2016. Read more ... » kebersamaanku dengan kawanku yang selalu meletakkan ‘pisang diatas nanas’ berakhir, kami berpisah, aku lulusMagang Kerja. Read more ... » sarjana duluan. Kutinggalkan kos-kosan dan kutinggalkan kawanku yang menciptakan ‘pisang diatas nanas’.

mpek225 tahun kemudian, sebulan lalu ditahun 2015 ini, aku bertemu dengan kawanku ‘pisang diatas nanas’ itu. Pertemuan di satu kedai mpek-mpek di kotaLiburan Sekolah Murah Bernilai Ibadah 2. Read more ... » PalembangMosque Kiai Marogan Palembang. Read more ... », pertemuan yang benar-benar tak terduga setelah sekian lama putus hubungan! Sambil menikmati mpek-mpek kami bicaraToolbox Meeting and Productivity. Read more ... » soal kabar masing-masing, ngalor-ngidul, hingga membuka misteri ‘pisang diatas nanas’.

Dalam suasana pertemuan yang sangat membahagiakan sekaligus mengharukan itu kami berdua dimalam itu sambil diiringi tawaTertawa. Read more ... » cekikikan menyimpulkan tigaPHBS dan Germas. Read more ... » kesimpulan yang menggelikan.

Kesimpulan pertama. Kawanku, mengakui telah melakukan susunan ‘pisang diatas nanas’ bertahun-tahun di rumahJanji Dinda dan Dhina. Read more ... » kos tanpa alasan yang jelas dengan maksud ulahnya itu akan menjadikan dirinya sebagai bahanFogging Anti Serangga. Read more ... » pembicaraan diantara teman-teman satu kosnya, kampusSekolah & Kampus Jadi Ajang Pembantaian. Read more ... », tetangga. Kawanku bermimpi bisa menjadi orangGuru Tamu SDI Al-Azhar Sriwijaya. Read more ... » terkenal karena keunikannya.

Kesimpulan kedua. Aku mengakui telah melakukan observasi atau pengamatan ‘pisang diatas nanas’ yang tidak perlu dilakukan alias melakukan hal yang sia-sia. Sedangkan kesimpulan ketiga, kami berdua mengakui, telah melakukan sesuatu yang sama-sama tergolong menyia-nyiakan waktuWaktu dan Usia. Read more ... » dimasa lalu, meski demikian tetap manis untuk dikenang dan bisa diceritakan.

MalamBayangan. Read more ... » semakin larut, sebagian pintu-pintu kedai mpek-mpek mulai ditutup, kami berpelukan erat kemudian berpisah untuk membuat kisah-kisah baru.*

 

M. A. Bagayo
(Diketinggian Novotel Palembang, September 2015)



Leave a Reply

You might also likeclose
%d bloggers like this: