Dhef pangkasPernah merasakan sakit saat di cubit?? Atau saat rambut ditarik?? Kenapa terasa sakit??

Tapi pernahkan kalian memotong rambut?? Atau memotong kuku?? Apakah terasa sakit?? Pasti jawabnya tidak. Tidak sakit, kalau kuku di potong sampai batasnya, atau rambut dipotong tanpa melukai kulit kepala, tidak terasa apa-apa bukan???

Mengapa begitu??

Sistem Syaraf, manusia  memiliki sistem syaraf, yaitu suatu sistem koordinasi atau pengaturan tubuh yang berupa penghantar rangsangan atau pesan yang diterima oleh penerima pesan dari lingkungan luar yang akan dibawa oleh  syaraf ke susunan syaraf pusat. Sistem syaraf mempunyai fungsi yang berbeda-beda, fungsi utama adalah menerima informasi dalam bentuk rangsangan, yang kedua adalah memproses informasi yang diterima dan yang terakhir adalah memberi tanggapan terhadap rangsangan.

Karena ada banyak saraf, saya hanya akan memgenalkan pada ‘si pemberi rasa sakit’. Namanya syaraf somatosensory yang tugasnya menyampaikan pesan rasa sakit pada manusia. Saat kita di cubit, saat rambut ditarik, maka syaraf inilah yang berperan memberikan impul bahwa itu rasanya sakit.

Lalu, kenapa pada saat kita memotong rambut tidak terasa sakit??

Ada jutaan rambut pada tubuh kita. Ada rambut halus, ada rambut kasar. Rambut tumbuh pada lubang lubang  lapisan tengah kulit di tubuh kita yang disebut folikel (follicle). Sel folikel ini membelah dan mendorong batang rambut naik. Akar rambut yang terhubung dengan kulit kepala (bagian yg tertanam pada bagian dalam kulit kepala), pada akar inilah terdapat syaraf, sehingga pada saat ditarik akan terasa sakit. Dan yang kita sebut rambut (yang bisa kita potong) adalah sel rambut yang biasa kita sebut keratin yang merupakan sel mati berisi protein keras.

Nah kalau kita mencabut rambut, akan terasa sakit karena si akar rambut ini terhubung dengan si syaraf bernama somatosensory yang akan menginformasikan rasa sakit itu ke otak kita. Tapi kalau kita potong rambut dan kita tidak merasa sakit, ini karena tidak ada syaraf dibagian keratin rambut.

Bagaimana dengan kuku??

Sama dengan rambut kuku terbentuk dari sel sel yang terkeratinasi. Kuku memiliki bagian-bagian dimana satu sama lain saling terkait. Yang paling utama adalah lempeng kuku atau disebut matriks yang bertanggung jawab membentuk sel yang menjadi batang kuku. Pada saat si matriks membentuk sel baru sel lama akan terdesak dan semakin maju….itulah kenapa si kuku terus tumbuh dan memanjang.

Pada ujung kuku, ada yang di sebut dengan hiponikium, yaitu bantalan seperti lem tempat si kuku nempel, hiponikium ini adalah perbatasan kuku dan bantalannya, dimana ada syaraf yang menerima rangsangan. Nah kalau kita terlalu pendek menggunting kuku, tanpa sengaja kita telah menyentuh syarafnya dan menyebabkan si syaraf mengirim sinyal ke otak yang menghantarkan pesan sakit. Nah setelah hiponikium inilah area bebas dimana bagian yang terkeratinasi tidak menyentuh area syaraf, bagian inilah yang biasa kita potong dan tidak terasa sakit.

Jadi sudah tau ‘kan kenapa rambut dan kuku kita tidak terasa sakit saat dipotong??!*

Dr H. 3wiyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.