TBM BPP1Artikel ini sangat penting bagi siapapun yang lingkungan bekerjanya menanamkan semboyan safety first and production number one. Jika anda berada di posisi Supervisor, Superintendent bahkan level diatasnya lagi maka artikel ini adalah yang anda perlukan.

Toolbox meeting itu apa, pernah saya jelaskan pada artikel lain dalam website ini. Emangnya apa sih manfaat toolbox meeting? Acara ngomong-ngomong santai setiap pagi disetiap hari di tempat kerja sebelum memulai bekerja. Apa manfaatnya?

Berpuluh tahun saya menjalankan dan memantau program toolbox meeting bahkan hingga menjadikannya sebuah kompetisi antara kelompok kerja atau work group. Hasil pemantauan itu ada beberapa item yang perlu disampaikan disini, work group yang rutin melakukan toolbox meeting:

  1. Lebih disiplin dalam banyak hal.
  2. Lebih kompak.
  3. Lebih berbobot dalam berbicara.
  4. Lebih berwawasan.
  5. Lebih memilih bekerja selamat dan relatif cepat.
  6. Lebih baik dalam hal general housekepeping.
  7. Lebih produktif.

Dari beberapa kesimpulan diatas akhirnya saya menyimpulkan lagi bahwa toolbox meeting dapat membentuk karakter pada work group pelaksananya bahkan hingga berpengaruh positif terhadap karakter masing-masing individunya.

Sebuah work group yang menjunjung disiplin dimana kedisiplinan dilakukan secara bersama-sama tanpa pandang jabatan dan status sosial berdampak pada kekompakan dalam group tersebut. Saya amati dalam group tersebut tetap berlaku yang junior menghormati yang senior (umur, keahlian, jabatan, dll) sesuai adat ketimuran.

Toolbox meeting menuntut hampir semua anggotanya angkat bicara, secara langsung sebuah work group yang rutin melakukan toolbox meeting ‘memaksa’ para anggotanya untuk bisa berbicara didepan umum. Angkat bicara tidak asal angkat bicara, namun yang fokus terhadap materi pembicaraan yang sedang dibicarakan. Dengan kata lain, pembicara yang berkualitaslah yang akan didengar meskipun toolbox meeting adalah sebuah informal meeting.

TBM kt1Pembicaraan berkualitas artinya menunjukkan kualitas si pembicaranya. Lepas dari siapa yang berbicara tanpa disadari terjadinya sharing pengetahuan dari si pembicara terhadap para audien atau pendengarnya. Saling sharing pengetahuan itu terjadi berkali-kali sehingga kalau diakumulasikan tidaklah mengherankan jika mereka menjadi work group dan individu yang berwawasan.

Pembicara yang berkualitas karena salah satu modal utamanya berwawasan luas, orang yang berwawasan luas bicaranya akan lebih tertata, bertanggung jawab dan enak didengar. Pembicara berkualitas akan bisa didengar dalam segala isu pembicaraan termasuk isu keselamatan kerja maupun produktifitas. Pada akhirnya work group yang para individunya berwawasan luas akan memilih cara kerja selamat namun efisien.

Cara kerja yang selamat namun efisien memerlukan good housekeeping. Kita tahu, jika lingkungan kerja kebersihannya terpelihara baik, rapih, segalanya tertata baik, polanya teratur maka akan mudah kita mengatur outline production. Percayalah, jika outline production jelas maka any lost time can be reduced dan produktifitas akan meningkat!***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.