becak maskDi tanggal 13 Mei 2020 pasien positif Covid-19 di kota Bogor menembus angka 100, tepatnya 101 kasus. Kebetulan sekali sekolahajadotcom di malam takbiran tahun 1441H terjadwal untuk mluncur ke kota hujan. Apa tujuannya? Tujuan utamanya ingin ngerem sendiri alias karantina di rumah. Tujuan kedua, ingin melihat real condition sehari-hari di jalanan di kota Bogor khususnya melakukan pengamatan amatir terhadap warga kota Bogor dalam kepatuhan memakai masker.

Sekolahajadotcom sudah mempopulerkan di tempat kerja istilah GEMMA (Gerakan Memakai MAsker). Nah, bagaimanakah di kota bogor terhadap GEMMA?

Seperti yang diumumkan oleh Kadinkes kota Bogor, Sri Nowo Retno, bahwa hingga per hari Kamis ini (28/5/2020) tidak ada tambahan kasus pasien positif baru, tetap di angka 111. Namun ini adanya pertambahan 10 kasus terhitung sejak 13 Mei lalu.

Beberapa banner dapat dilihat di kota Bogor yang mengkampanyekan penggunaan masker. Hal ini tentunya salah satu bentuk usaha yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Kita semua telah tahu bahwa virus ini terdapat pada percikan air liur atau lendir  orang yang sakit ketika orang tersebut bersin, batuk, atau bahkan saat berbicara. Penularan terjadi ketika percikan air liur (droplets) terhirup orang lain yang ada di sekitar.

Sepanjang pemantauan sekolahajadotcom di sekitaran jalan Ir H Juanda Bogor, pemakaian masker dapat dikatakan dalam kisaran maksimal 85%. Sedangkan yang memiliki namun tidak sedang mefungsikan 15% dimana termasuk didalamnya yang sama sekali tidak terlihat mengalungkan tali masker di lehernya.

Bisa dilihat pada video singkat diatas yang diambil pagi tadi di salah satu sudut kota yang menggambarkan tingkat kepatuhan warga kota Bogor dalam pemakaian masker.

Kepatuhan warga kota Bogor khususnya beberapa pedagang asongan yang dijumpai minimal sementara sudah mengalungkan masker dilehernya, artinya sudah memiliki dan memperlihatkan masker namun belum memfungsikan masker tersebut.

Becaq MaskerTak kalah pematuhan pemakaian masker ini dilakukan oleh para tukang becak. Mereka sedang mangkal di pangkalan dekat kantor kejaksaan dan Samsat kota Bogor. Mereka tidak canggung menggunakan masker tersebut.

Masyarakat umum kota Bogor hingga ke akar rumput apakah sudah memahami bagaimana merawat masker secara sehat? Ini yang belum terpantau sekolahajadotcom.

Per hari ini kota Bogor dinilai masuk dalam kategori daerah kuning dalam penyebaran Covid-19. Status dalam kategori kuning ini setidaknya berpotensi akan keluarnya kebijakan dalam implementasi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang membolehkan mengoperasikan 60 persen bidang ekonominya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.