Tulisan terkait safety shoes di website ini cukup banyak, antara lain dapat di cari dengan judul: apa itu safety shoes, disain & material safety shoes, peraturan/perundangan dan standar safety shoes, fungsi dan manfaat safety shoes, pengujian safety shoes, cerita lucu safety shoes, dan rambu-rambu terkait safety shoes.


shoes rawat1

28 tahun berkecimpung di dunia konstruksi, maka secara de facto paling-paling maksimal hanya 10 persen saja orang konstruksi yang benar-benar memperhatikan kebersihan safety shoes-nya.

Kenapa orang-orang konstruksi selalu mengabaikan kebersihan safety shoes-nya? Apakah mereka tidak tahu bagaimana cara merawat safety shoes-nya?

Mereka tidak peduli? Kenapa mereka tidak peduli dengan kebersihan safety shoes-nya? Apakah mereka semua tidak pernah mengetahui kebersihan safety shoes sangat berhubungan dengan kesehatan kaki pemakainya?

Sekali lagi berdasarkan pengamatan yang dis-kontinyu dari satu proyek ke proyek lainnya hal pengabaian merawat safety shoes sangat kerap terjadi. Itu tidak hanya terjadi di kalangan para pekerja, namun juga meliputi level staff hingga manajer sekalipun!

Mereka tidak peduli. Kenapa? Begitu banyak jawabannya dengan beragam alasan. Jawabannya klasik jika didengar. Orang-orang proyek selalu mencari pembenarannya menurut versi masing-masing. Intinya mereka malas!

Merawat safety shoes tentunya sangat erat dengan menjaga kebersihan safety shoes itu. Namun inilah permasalahan yang mendasari kenapa mereka orang konstruksi kerap mengabaikannya. Berikut ini saya ungkapkan jawaban mereka dalam bentuk itemization berdasarkan urutannya. Jawaban mereka-mereka itu saya dapatkan dari obrolan santai yang saya lakukan secara random dan kebetulan.

Perlu diketahui, karena ini obrolan santai maka cara mereka memberikan jawabanpun sangat santai. Beragam cara dan gaya saat mereka memberikan jawabannya, dari yang sekedar jawaban ala kadarnya sambil diselingi cengengesan  hingga jawaban mantap bergaya seorang filsuf.

Shoes rawat2

Kenapa mereka malas melakukan perawatan safety shoes mereka sendiri? Karena mereka memiliki pemikiran yang mau benar sendiri berbasis malas, berikut ini pemikirannya:

  1. Sekarang kotor, kalau dicuci pun besok dipakai lagi dan kotor lagi. Berarti kita mengerjakan sesuatu yang sia-sia.
  2. Ini safety shoes pembagian dari kantor, kalaupun rusak, toh tinggal minta lagi. Barang yang rusak kita kembalikan dan dapat yang baru.
  3. Meski kena lumpur, saat sampai di rumah, safety shoes kita lepas dan esoknya lumpur kering sendiri. Saat dipakai berjalan lumpur kering itu berjatuhan sendiri. Efisien, kata mereka.
  4. Kotor kan yang luarnya saja, bagian dalamnya bersih kok. Kaki sering saya cuci habis melepaskan safety shoes.
  5. Saat safety shoes dipakai saya hati-hati kok agar safety shoes yang sedang dipakai tak kotor.
  6. Menyelesaikan proyek lebih penting dari sekedar merawat safety shoes.

Itulah enam item jawaban tertinggi yang didapat dari mereka yang kesehariannya terlibat dalam penyelesaian proyek konstruksi dimana selalu diuber waktu dan biaya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.