bule IstiqlalMasjid Istiqlal yang terletak di pusat kota Jakarta menjadi tempat kunjungan para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Kunjungan akhir-akhir ini meningkat terutama di akhir pekan. Begitu pun di hari Ahad 19 April 2015 kemarin, sekolahajadotcom (SDC) yang berkunjung ke masjid tersebut banyak menemui wajah-wajah non-Indonesia berada diantara para jamaah yang hendak beribadah disana.

Berdasarkan catatan Parlin Siregar, petugas Istiqlal yang menangani para wisatawan masjid Istiqlal di Ahad kemarin hingga jam 11.30 Wib sudah tercatat 17 rombongan pengunjung. Catatan itu hanya mencatat jumlah rombongan saja dan tidak mencatat jumlah banyaknya wisatawan yang berkunjung.

“Yang kami catat hanya perwakilannya saja, tidak mencatat jumlahnya turis. Kalau semua turis dicatat tentunya sangat banyak dan butuh waktu agak lama,” kata Parlin.

“Rata-rata satu rombongan berjumlah dua hingga terbanyak sekitar sepuluh orang,” tambah Parlin.

Wisatawan yang berkunjung kemarin ke masjid yang diresmikan Presiden Soekarno pada tanggal 22 Febuari 1978 ini berasal dari negara Jepang, Korea, China, Amerika Serikat, Inggris dan Lithuania.

bule IstiqlalsPara wisatawan mancanegara ini semuanya non-muslim sehingga mereka dalam berpakaian tidak lengkap menutup aurat baik yang laki-laki maupun yang wanita. Wanita bule ada yang hanya sekedar  memakai baju kaos yukensi dan celana pendek sedangkan yang laki-laki sebagian kecil bercelana pendek. Pihak Istiqlal mensiasati yang terkait aurat ini dengan menyediakan peminjaman baju sejenis piayama atau kimono. Unik juga ada beberapa orang menggunakan ala baju tidur di tempat ibadah seperti masjid.

Istiqlal Mosque video CLICK HERE!

Selain baju kimono, fasilitas khusus yang disediakan bagi para wisatawan adalah rute selama dalam masjid. Rute wisatawan sudah ditentukan dan yang menyenangkan mereka adalah ketika mereka berada di lantai satu masjid dan dapat dengan leluasa melihat para jamaah yang sedang melakukan ibadah solat di lantai dasar. Beberapa wisatawan dengan para juru pandu wisatawan lebih banyak datang dan berada di masjid tersebut disaat jam solat berjamaah.

Wisatawan mancanegara itu datang ke masjid hasil karya arsitek Frederich Silaban itu ada yang bermula atas tawaran para pemandu wisatawan namun ada juga berasal dari diri si wisatawan.

Selain didatangi para jamaah dan wisatawan mancanegara masjid Istiqlal ini juga banyak didatangi wisatawan lokal baik dari wilayah Jabodetabek maupun nasional. (Baca: Masjid Istiqlal Diakhir Pekan)

Masjid Istiqlal juga melakukan kegiatan bagi para pelajar SMP dan SMA dalam menghadapi ujian nasional.

“Para wisatawan lokal merasa tidak terganggu meski di lantai dasar masjid sebagian besar sedang mengalami renovasi saluran kabel elektrikal,” kata Parlin menutup perbincangan dengan SDC.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.